Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Benang Merah Rigel dan Nada

Benang Merah Rigel dan Nada

Bita menyemangati Rigel yang masih terdiam di samping pintu ruangan. Rigel hanya mengangguk dan mulai beranjak untuk menemui teman-teman lain yang sedang berkumpul tak jauh dari tempat ia berdiri. Rigel sempat menoleh ke belakang dan tak sengaja netranya bertemu dengan iris indah yang terbingkai lensa milik Nada.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai bintang rigel
Baca
+Pustaka
Bintang Tenggelam

Bintang Tenggelam

Jelita yang bangku nya berada di depan ku langsung menoleh ke belakang dan berkata. "Kau tau? kenapa dia tersenyum sendiri ya siapa lagi kalau bukan sih Arkan Samudra yang membuat nya bagai Peri yang tersenyum, kamu kan Tau kalau Lintang Manohara tidak pernah tersenyum apalagi td kamu berkata kalau Lintang tersenyum merona? Itu jelas bukan Lintang asli! dan Lintang selalu bersikap tegar padahal dia adalah spesies yang selalu patah tapi tak terlihat oleh ketegaran nya yang palsu," Seketika aku tersenyum mendengar ocehan Jelita yang berkata sambil meniru gaya moderator handal
9.93.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai bintang rigel
Baca
+Pustaka
THE CURSED MIKO (INDONESIA)

THE CURSED MIKO (INDONESIA)

"Tiga bintang terang yang terdiri dari Vega, Altair, dan Deneb. Di tengah cahaya yang benderang ada galaksi Bima Sakti yang membentang luas. Dalam mitologi, Altair digambarkan sebagai pelindung bagi Vega dan Deneb, harpa dan angsa putih." Rin tak berharap Kyeo mengerti. Iblis itu selalu menimpali penjelasan rumitnya dengan wajah kebingungan dan Rin amat maklum dengan reaksi sang iblis, bahkan manusia biasa pun kewalahan dengan otak jenius sang gadis Akibara. Namun, reaksi tak terduga kembali didapatkan oleh Rin.
1020.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 682 kali sebagai bintang rigel
Baca
+Pustaka
Kekuatan Gelang Bintang : Astral Odyssey

Kekuatan Gelang Bintang : Astral Odyssey

Tanpa ragu, Renzu merasakan denyutan Gelang Bintang di pergelangannya artefak kuno yang selama ini ia bawa, yang konon dapat memanggil kekuatan Astral. "Aku tidak akan membiarkanmu mati," ucap Renzu dengan suara bergetar. Dari kekuatan Gelang Bintang, cahaya perlahan memancar, menyelimuti tubuh Elder Fang. Energi hangat memenuhi udara di sekitar mereka, membuat prajurit terdekat menghentikan langkah sejenak, terperangah melihat kilau memukau tersebut.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai bintang rigel
Baca
+Pustaka
Bintang untuk Langit

Bintang untuk Langit

Anta menunjuk ke arah Langit menunggu. Tanpa pikir panjang, Bintang pun berlari ke arah Anta menunjuk, sedangkan cowok itu pun menyusul Bintang yang berlari cepat. “Ada apa dengan Bintang?” Bintang melihat Langit yang duduk dengan sesekali menyentuh ujung bibir. Dia merasa bersalah karena Langit harus terkena bogem mentah Altair. “Langit,” panggil Bintang dengan ekspresi wajah cemas.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai bintang rigel
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Pengantin Bulan Jadi Rebutan

Cinta Sang Pengantin Bulan Jadi Rebutan

"Rig, media menyoroti hilangny dirimu karena berbagai tuduhan terhadapmu saat ini sedang marak namun beruntungnya bulan demi bulan, berita tentang dirimu mulai padam." Harlan menatap langsung kedua mata ruby Rigel yang baru ia ketahui. Setidaknya dulu Harlan mengenal Rigel sebagai bintang biru bukan Betelgeus Sang Bintang Merah.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai bintang rigel
Baca
+Pustaka
Don't Kill My Baby (Indonesia)

Don't Kill My Baby (Indonesia)

"Sekalipun Rigel adalah bintang yang terangnya empat puluh ribu kali lebih terang dibanding Matahari dan salah satu bintang penunjuk arah, kumohon, jadilah matahariku, pusat duniaku, dan cahaya hatiku. Jadilah penyemangat sebelum aku meledak menjadi supernova dan pemandu di saat aku menjadi bintang baru yang tak tahu arah." Seulas senyum terbit di bibir Binar. Ia menatap tangan yang digenggam Rigel, lalu beralih menyelami manik coklat gelap pria itu. Kali ini ia bisa memastikan gurat ketulusan kentara, meski gurat luka entah karena apa juga dapat ia lihat di sana.
1023.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 622 kali sebagai bintang rigel
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Bintang menyadari kalau kemampuan yang dimilikinya, belum diperoleh sepenuhnya. Di kejauhan kelihatan sebuah telaga kecil di tempat ketinggian. Dari sebuah celah bebatuan air telaga mengalir ke tempat rendah membentuk sungai kecil. Ruhjelita lari menuju telaga di tempat ketinggian itu. Bintang yang hendak mengejar mendadak hentikan larinya ketika dilihatnya di tepi telaga Ruhjelita menanggalkan pakaian lalu mencebur masuk ke dalam air.
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai bintang rigel
Baca
+Pustaka
Betelgeuse

Betelgeuse

"Berasal dari mana kau?" "Aku bangsa Betelgeuse." Kedua mata Isla berkedip dua kali. "Betelgeuse?" Ia membeo. "Maksudmu Betelgeuse si Bintang sekarat itu? Kau pasti sudah gila. Betelgeuse itu gas!" "Kalian manusia mungkin melihatnya seperti itu. Namun di dalamnya, terdapat sebuah inti padat yang berisi kehidupan," ujar Rhys.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai bintang rigel
Baca
+Pustaka
Gemintang

Gemintang

Bagian paling atas di gedung Sagara ini adalah salah satu tempat favoritnya, apalagi di jam seperti ini—tenang dan sepi. *** Sesampainya disana ternyata tempat itu tak kosong, ada sosok Keenan disana. Ia berdiri di bawah temaram lampu yang memang sengaja ditempatkan di beberapa sudut rooftop. Keenan menengadah dan menatap langit Jakarta yang sama sekali tak menunjukkan satu bintang pun, tatapannya seolah menerawang dan tengah memikirkan sesuatu.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai bintang rigel
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status