Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Fake

Fake

bisik Shena tajam, dia menyunggingkan smirk. Cup! Shena menyatukan bibir mereka, menghisap dengan kuat tidak memperdulikan Laura yang sudah memukul badannya beberapa kali. Dia tetap melanjutkan, setelah puas barulah Shena melepaskan tautan mereka, matanya menelusuri kembali wajah Laura. Lalu perhatiannya sepenuhnya terfokus pada tahi lalat yang tercetak di sana, conclear yang selalu menutupi tanda itu kini terhapus sebagian akibat ulah Shena. Tangannya menyentuh tahi lalat itu dengan lembut.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as bling like this
Read
+Library
BI-LA

BI-LA

“Lo sama Nata aja cakepan Nata. Tolong lo bercermin dulu, Gy.” Argy mendelik mendengar ucapan Lani. “Mba, kenapa sih hobi banget bully Argy?” “Lo emang bully-able.” Biru tak sengaja bertatapan dengan mata Nila membuat gadis itu senang, “Nah, kalau Biru mah sayang-able. Udah ya, gue gak tahan mau nyamperin suami.” “Calon, Nil! Calon!” Argy mengingatkan Nila tapi tampaknya gadis itu tak perduli.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as bling like this
Read
+Library
Bunga Biru

Bunga Biru

Sesuatu yang pelan, hampir tidak terlihat. Seperti bunga yang baru mulai membuka kelopaknya. - Neriel menyimpan bunga kecil itu di tangannya dengan hati-hati, seolah benda sederhana itu memiliki berat yang lebih dari sekadar beberapa kelopak. Alira bersandar di meja kasir, masih memperhatikan dengan ekspresi yang setengah ingin tahu, setengah terhibur. “Jadi,” katanya ringan, “kau datang dari tebing hanya untuk membeli satu bunga yang bahkan tidak kau ketahui namanya?”
10664 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as bling like this
Read
+Library
There Is A Liking For The Same Person

There Is A Liking For The Same Person

Batinku. Agatha POV end Kembali pihak diriku. Rasanya hari ini, aku senang bercampur bahagia. Ah sudahlah ya, nikmati hari ini daripada tidak ada kesempatan lagi dia mengajak seperti ini. Selama diperjalanan, disalah satu dari kami juga tidak membuka obrolan. Ardian sibuk menyupir, sedangkan aku asyik melihat ke arah jalan. arah jalan. Siang ini, jalanan begitu ramai tapi tidak macet. Tanpa disasari, sudah sampai di restorant yang kelihatannya begitu mahal. Tiba-tiba, Ardian membukakan pintu mobil bagian diriku.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as bling like this
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status