Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kenakalanku Dengan Ibu Mertua Muda

Kenakalanku Dengan Ibu Mertua Muda

Keesokan harinya, dia menghubungi tim kuasa hukum dan mengajukan gugatan terhadap Sarah dan Levi. Ayah mertua memiliki koneksi yang luas dan sangat cakap, sehingga polisi menangani masalah ini dengan sangat serius dan segera melakukan penyelidikan. Ternyata Sarah dan Levi adalah penipu profesional, khusus menargetkan para pria tua kaya, tetapi kadang-kadang mereka juga menargetkan anak muda sepertiku. Polisi segera menangkap Sarah dan Levi. Setelah penyelidikan selama sebulan, mereka menemukan dua belas orang lain yang telah mereka tipu, dengan jumlah uang yang terlibat mencapai dua puluh enam miliar.
7.8K viewsCompletedAdded to Library 305 Times as bocah tua nakal
Read
+Library
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

“Mengundang apa? Lanjutkan kalimatmu.” “Tidak ada!” Ivony menggelengkan kepalanya dengan cepat. “Intinya, pakaianku ini sangat normal. Sangat sopan. Hanya otak dan pikiranmu saja yang nakal, Uncle. Kau terlalu sering melihat hal-hal kotor hingga baju biasa pun terlihat salah di matamu.”
102.0K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as bocah tua nakal
Read
+Library
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

tegur salah satu perampok itu lihai ini, yang terlihat baru saja mengerjai salah satu wanita, tetangga dari orangtua angkat si bocah kurus ini. “Siap ketua,” kata si perampok bernama Boho ini, dan dengan enteng nya dia melempar Boon Me ke tanah. Hingga kepala anak kecil ini kepentuk kayu, sakitnya bukan main, tapi anak kecil ini diam saja sambil menahan sakit. Kepalanya sesaat berdenging, kunang-kunang berputaran. Urat-urat kecil di kiri kanan kepalanya terlihat tegang.
9.645.6K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as bocah tua nakal
Read
+Library
Malam Tak Terlupakan Bersama Pamanmu!

Malam Tak Terlupakan Bersama Pamanmu!

“Oh, ya, tentu. Aku hanya tidak terpikir. Maaf. Maafkan aku. Jadi, ini kamu pulang sendiri? Naik apa, Hai?” Gadis remaja dengan baju yang berwarna hitam yang mencetak gambar tengkorak di sana, lalu rok jins di atas lututnya yang terlihat robek-robek seperti habis dicabik-cabik harimau itu pun mengibas tangannya dengan gaya tak sopan. “Sudahlah, Pak Tua. Tidak perlu tanya-tanya sok peduli begitu. Toh sudah 14 tahun kau tidak memedulikanku. Sudah ya, aku duluan!”
9.6175.7K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as bocah tua nakal
Read
+Library
Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

“Well… kau benar-benar bocah yang tidak bisa puas ya.” “Karena kau yang terlalu nikmat, Tia.” “Bocah mesum.”
1052.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bocah tua nakal
Read
+Library
Bukan jodoh

Bukan jodoh

Kata Nia "Mamah aku bilang kalau aku gak boleh nikah sama kamu. Karena kamu kurang tinggi, kurang gemuk juga. Aku di suruh nyari perempuan lain yang lebih perfect dari kamu, yang lebih tinggi, yang berisi, yang cantik juga. Kamu juga cantik Ni, kamu putih, soal wajah kamu oke. Tapi mamah aku gak suka karena kamu kurus, dan kamu gak tinggi." Kata Bobi Rasanya kata-kata itu langsung menyayat hati Nia. Nia gak pernah menyangka kok ada ya orang tua yang seperti itu. Padahal dia juga sama-sama perempuan, tapi dia gak bisa menghargai perempuan lain.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as bocah tua nakal
Read
+Library
Pria Perkasa Penakluk Wanita

Pria Perkasa Penakluk Wanita

kataku. "Ooooooh," dia mendesah saat aku mengisap tonjolan buah dada kanannya. "Oh, kamu selalu menjadi salah satu murid favoritku, tapi aku tidak tahu kamu seburuk itu. Kamu anak nakal, kan? Karena anak nakal yang tidur dengan pelacur kecil, gadis-gadis seperti Haley di lemari seperti itu. Katakan! Katakan kamu anak nakal!" "Aku anak nakal!" aku mendeklarasikan sambil terus mengisap tonjolan buah dadanya.
9.476.8K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as bocah tua nakal
Read
+Library
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Di sana tertulis dengan huruf tebal: “SEPULUH DOSA BESAR NAURA” 1. Tukang Bohong 2. Pamer Berlebihan 3. Munafik 4. Menjatuhkan Perempuan Lain 5. Tukang Selingkuh 6. Bermuka Dua 7. Pura-Pura Polos 8. Merusak Rumah Tangga Orang 9. Licik 10. Mata Duitan Suasana mendidih. Beberapa tamu perempuan langsung berbisik tajam, membandingkan wajah anggun Naura yang tampak rapuh di pelaminan dengan daftar hitam yang menyebar di tangan mereka.
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 628 Times as bocah tua nakal
Read
+Library
Istri Nakal Anak Ustadz

Istri Nakal Anak Ustadz

“Ini yang kamu inginkan, bukan? Hidup dengan penuh kebebasan tanpa mau mendengarkan perkataan kedua orang tuamu. Sebenarnya apa yang kamu pikirkan selama ini, Qiana? Apa kamu tidak bisa menganggap mereka sebagai orang tua yang telah membesarkan kamu? Bisa sekali saja hargai mereka yang sangat tulus menyayangi dirimu? Kenapa kamu membuat kakakku menderita seperti ini?” Qiana hanya diam saja mendengar uwaknya itu berbicara karena pada dasarnya memang dia lah yang bersalah atas semua masalah ini. Ia bahkan tidak bisa menatap wajah wanita itu begitu juga dengan uminya. Qiana menyembunyikan wajahnya sendiri di balik tembok agar tidak ada orang yang melihatnya dalam keadaan tidak suci itu. “Aku su
3.6K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as bocah tua nakal
Read
+Library
Suamiku Bocil Tajir

Suamiku Bocil Tajir

Walau pria bau ini tidak terlihat seperti seorang ahli beladiri, tetap saja sebuah tindakan bodoh mencoba memicu amarah seseorang yang sedang mabuk. "Dia bukan anakmu, dia anakku!" Arini balik membentak, sebuah pilihan bodoh menurut Atika. "Dimana kamu ketika Nara sakit dan membutuhkan banyak biaya untuk pengobatan? Mana ada seorang ayah yang malah asik mabuk-mabukkan dan bermain perempuan saat anaknya sakit, kenapa sekarang tiba-tiba mencari Nara dan mengakuinya sebagai putrimu? Nara anakku sendiri, kamu tidak berhak mencarinya!"
108.5K viewsCompletedAdded to Library 272 Times as bocah tua nakal
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status