Di Balik Rupa Burukku
Dito yang menyaksikan itu tergugu, dia sangat ketakutan, tubuhnya melipat seperti bola, anak itu menangis meratap mengingat kakaknya yang cantik dan ceria itu.
Hasan bahkan berjongkok, kedua tangannya dia tangkupkan ke wajahnya. Dia benar-benar tidak tahu harus berbuat apa, rasa sedih itu benar-benar mengoyak semua perasaannya.
"Bajingan itu berani melakukan di depanku! Jika aku tahu akan seperti ini, aku akan memaksa untuk mengantarnya. Aku tidak bisa melindunginya, kejadian ini berlangsung di sekitarku. Aku benar-benar tidak berguna! Aku sangat tidak berguna!" Hasan tidak bisa menguasai keadaan, air mata kesedihan dan penyesalan membuatnya tidak berdaya.
Hot Chapters