Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selir Hati Tuan Muda

Selir Hati Tuan Muda

"Siang, Bu. Ada yang bisa dibantu? Ibu mau cari kue apa? Atau mau lihat-lihat dulu?" "Lihat-lihat dulu!" jawab Catherine ketus. Ia tidak suka ditanya-tanya. Kue red velvet dalam etalase begitu memikat perhatian Catherine. Perempuan itu menuju etalase. 'Kelihatannya enak,' batinnya. "Siang, Bu. Kalau Ibu mau nyicip kita ada tester-nya lho. Kita nggak pakai pewarna. Warna merahnya kita ambil dari sari buah bit."
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 620 kali sebagai red velvet dapur cokelat review
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Wanita Yang Menginginkan Suamiku

“Biar aku suapin ya, kamu kan lagi nyetir.” Satu-satunya yang bisa dilakukan Davin saat itu adalah membuka mulut. Manisnya selai coklat dengan campuran kacang terasa nikmat di lidahnya begitu Davin mengunyah potongan roti tawar yang disuapkan Vivian. “Enak, Dave?” “Emm, enak, aku suka banget coklat sama kacang.” Davin menjawab setelah meloloskan kunyahan terakhir ke dalam mulutnya.
1068.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai red velvet dapur cokelat review
Baca
+Pustaka
Destiny About Me

Destiny About Me

lagi Aya mengangguk tersenyum lega, ada Dafa yang mengerti tentang kesulitannya. "Memangnya kamu mau pesan apa? Biar aku pesankan?" Aya pun memberitahu martabak rasa apa yang ingin dia beli pada Dafa. "Pak saya pesan martabak manis rasa coklat sama red velvet satu ya," pesan Dafa pada pedagangnya. "Wah maaf mas, tempat saya nggak ada rasa red velvet, adanya cuma keju susu, coklat, kacang aja mas." Aya sedikit kecewa ketika pesanan yang ia mau tidak ada.
12.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 510 kali sebagai red velvet dapur cokelat review
Baca
+Pustaka
Pesona Bos Tampan

Pesona Bos Tampan

Lelaki yang satu ini memang tampan sehingga sekalipun sudah menikah, pesonanya masih memikat banyak wanita. "Masih banyak?" tanya Reza sembari berjalan mengelilingi satu per satu kue yang ada. "Masih, Pak. Hari ini agak sepi. Biasanya jam segini sisa sedikit." "Ada jenis apa aja?" "Red Velvet, Cheese Cake, Tiramisu, Lapis surabaya, Brownies Cokelat sama Muffin, Pak," jawab Nina. "Per potong harganya berapa?"
9.311.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai red velvet dapur cokelat review
Baca
+Pustaka
King Cat and The Lovely Librarian

King Cat and The Lovely Librarian

sahut gadis itu lalu menggandeng lengan pacarnya memasuki toko kue Clairmont. "Selamat malam, Ma'am. Apa Red Velvet Cake yang ada di etalase depan bisa kami beli?" Stefany menunjuk ke arah kue berdiameter 20 sentimeter di rak pajang yang bersebelahan dengan Opera Cake berukuran sama.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai red velvet dapur cokelat review
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Posesif: Suami Kaya Yang Berbahaya

Terjebak Cinta Posesif: Suami Kaya Yang Berbahaya

Mata Elena langsung berbinar. “Kesukaanku!” Ia langsung mengambil red velvet tanpa malu-malu. Raka diam beberapa detik melihat kontras absurd itu. Di satu sisi: Wakil CEO sedang makan menu sehat seperti atlet nasional. Di sisi lain: istrinya melahap gula dan krim seperti hamster kelaparan. Elena menggigit strawberry di atas red velvetnya. Dan tepat saat itu— Naras mendadak menarik dagunya pelan.
10838 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai red velvet dapur cokelat review
Baca
+Pustaka
Ditalak Di Pelaminan

Ditalak Di Pelaminan

ungkap Arka sembari melihat satu per satu kue yang ada di dalam etalase, “Hm... Kalau kue red velvet ada tidak ya, Mba?” “Red velvet cake? Ada, Pak.” Pelayan toko kue itu tersenyum, ia melayani Arka dengan begitu ramah sembari mengambil satu kue berwarna merah yang di atasnya terdapat creame cheese dan dua keping oreo, “Ingin kue yang seperti ini, Pak? Atau Bapak ingin lihat yang lain dulu?”
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai red velvet dapur cokelat review
Baca
+Pustaka
Bangun, Suamiku! Mari Bercinta

Bangun, Suamiku! Mari Bercinta

Senyumnya ternyata hangat, tidak kaku sama sekali. "Selamat siang," jawab Farhan. "Saya lihat dari luar, toko ini lucu banget. Saya lagi cari sesuatu yang manis, tapi juga punya tekstur yang menarik.” "Oh, kalau gitu Kakak harus coba Red Velvet Cream Cheese kami. Moist, dan ada sedikit crunch dari remahannya," usul Ajeng dengan antusias. Farhan mengangguk sambil tersenyum. “Saya coba satu potong, ya.“
10.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai red velvet dapur cokelat review
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Menikahi Miliarder

Diam-Diam Menikahi Miliarder

Itu didominasi warna putih dan cokelat meski ada red velvet juga di antara banyaknya kue-kue menggoda itu. "Ada yang bisa kubantu?" tanya seorang staff saat Gita berjalan mendekati konter. Gita tidak langsung menjawab, melainkan melihat-lihat etalase. Lalu dia menemukannya ada di barisan teratas di ujung kanan. Ada kotak kecil berwarna cokelat. Apakah itu cokelat yang dicarinya? "Di sini jual cokelat nggak ya?" tanya Gita memastikan.
12.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai red velvet dapur cokelat review
Baca
+Pustaka
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Mulai dari para sesepuh desa dulu, juga lukisan binatang seperti beberapa pasang harimau. Kamarnya singup, hanya ada pencahayaan lampu remang-remang didalamnya. celah untuk Fentilasi pun tidak ada. Terlebih lagi Menik lebih suka wewangian dari kemenyan, dan minyak melati. Sungguh siapa saja yang masuk ke dalam kamar tersebut, serasa sedang berada di dimensi lain. Foto Tio di tenggelamkan di wadah kecil dari tanah liat, bunga-bunga pun turut serta hadir, didalam wadah tersebut.
10663 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai red velvet dapur cokelat review
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status