Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Aku menggigit bibir sampai terasa darah, berusaha menahan isak. Air mataku membuatnya sedikit terkejut. Senyumnya yang sombong memudar. "Hei." Suaranya merendah sedikit. "Ada apa ini? Jangan menangis, Vivian." Pegangannya mengendur. Ia mencoba memutar wajahku agar menatapnya. "Apa ini, Vivian? Menangis? Sekarang?" "Jangan seperti anak kecil yang ngambek cuma karena pesta bodoh itu."
12.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai boneka sedih menangis
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Boneka

Aku Bukan Boneka

"Rania! Bicaralah! Apa kamu akan melihat ibumu masuk penjara?" Aku terdiam sejenak, lalu keluar dari belakang ibu mertuaku. Aku menatapnya tanpa ada emosi apa pun yang terpancar dari mataku. Aku berkata padanya, "Setelah menjadi bonekamu selama lebih dari 20 tahun, sekarang aku ingin menjadi manusia." Aku tidak menghentikan ibu mertuaku melapor ke polisi. Namun, sebelum satpam menelepon polisi, Fara sudah melarikan diri dari kerumunan.
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai boneka sedih menangis
Baca
+Pustaka
Perjanjian Gaib Untuk Kekayaan

Perjanjian Gaib Untuk Kekayaan

Dan tergantung di sana—sebuah boneka kain lusuh, kepalanya sobek, matanya hanya satu, terbuat dari kancing hitam. Boneka itu meneteskan air. Dan ketika aku menunduk lebih dekat, aku melihat bibir kainnya bergerak. Bukan karena angin. Bukan karena air. Melainkan seolah benar-benar berusaha bicara. Suaranya bergetar, pelan, tapi jelas: “Bayar, Raka… bayarlah warisan darahmu.” Aku terhuyung mundur, hampir jatuh. Boneka itu masih tergantung, meneteskan air, matanya yang satu menatapku seperti lubang hitam kecil.
718 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai boneka sedih menangis
Baca
+Pustaka
Suami Dingin Pilihan Ayah

Suami Dingin Pilihan Ayah

Batin gadis ini menangis. Kafka mencoba mengintip wajah Nadia yang menunduk perlahan. "Ada apa, kenapa tampak sedih?" pedulinya sebagaimana seorang dosen pada mahasiwi. Nadia terisak, "Bapak jangan menunjukan boneka beruang itu ... karena Nadia jadi sedih ...." Air matanya turun bukan main-main dan ini sama sekali bukan akting.
1046.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai boneka sedih menangis
Baca
+Pustaka
Hukuman Cinta Darinya

Hukuman Cinta Darinya

Sosok yang tiba-tiba muncul di hadapan Jane adalah boneka mengerikan hampir setengah ukuran orang normal. Boneka itu menggertakkan giginya dengan nakal dan tubuhnya dihiasi dengan not-not musik. "Apa-apaan ini??" jerit Jane dalam hati. Dia sangat ketakutan sehingga benar-benar menjerit. Aino, yang memegang boneka itu dengan ekspresi polos dan bangga, menatapnya dan bertanya, "Bibi Jane, apa kau takut?"
9.32.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96.2K kali sebagai boneka sedih menangis
Tampilkan Ulasan (480)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Linda Malinda
ceritanya lumayan bagus, cuma sering kesel sama fl nya, sering menciptakan masalah untuk dirinya sendiri, yg seharusnya gak perlu, dan kadang terlalu naif, tetap percaya dengan omongan orang yg jahat sama dia
Baca Semua Ulasan
Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin

Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin

"Maaf. Ka ... kamu maafkan aku, ya? Aku benar-benar nggak tega berpisah dengan boneka-boneka ini. Mau itu barang mewah, rumah besar, jam tangan, perhiasan, atau uang, aku bisa nggak peduli. Tapi, aku benar-benar nggak rela pisah sama boneka-boneka ini." "Aldri yang mengumpulkannya dari seluruh dunia selama bertahun-tahun. Nilainya mungkin nggak seberapa, tapi mereka lebih berharga daripada uang. Kyna, kamu kan nggak suka sama boneka-boneka ini. Boleh kasih ke aku saja?" Akting Anara benar-benar hebat! Dia benar-benar jago berakting! Kyna tersenyum dan melambaikan tangannya. "Nggak apa-apa, itu cuma sampah yang kubuang. Ambil saja kalau kamu mau!"
8.91.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37.5K kali sebagai boneka sedih menangis
Tampilkan Ulasan (239)
Baca
+Pustaka
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
floral flower
ak stuck di episode 667.... kutengok lagi stlh 2 bulan gak buka app ini. liat lagi kayaknya udh tamat. yg pertama kuperiksa adalah komenan readers dulu. kuputuskan ngga meneruskan membaca krn ending yg ga menarik. lalu nyesel kmrn buang2 waktu nontonin iklan biar dpt koin,mana sempet bbrp kali beli.
Baca Semua Ulasan
Menggoda Sang Paman

Menggoda Sang Paman

Ia menunjuk sebuah boneka kucing putih bermata besar yang menggemaskan. “Kalau aku berhasil ngambil boneka itu buat kamu, kamu nggak boleh sedih lagi, oke?” katanya. “Siapa juga yang sedih.” Nabila mengerucutkan bibir. “Bilang aja kamu pengen bonekanya.” “Aku... ya... dikit.” “Oke, ini buat kamu, Nabila yang sok kuat.” Berlian tertawa, memasukkan koin ke dalam mesin.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai boneka sedih menangis
Baca
+Pustaka
Istriku Yang Buluk Menjadi Rebutan

Istriku Yang Buluk Menjadi Rebutan

seru Yusuf sebelum pergi meninggalkan Niko yang tersenyum licik melihat kepergian mereka. "Meskipun gue pergi. Cewek bod*h itu yang bakalan ngejar-ngejar dan cari gue nantinya," gumam Niko. *** Note : Boneka se× = Boneka yang fisiknya menyerupai manusia sungguhan. Bahkan ada juga boneka se× yang bisa berinteraksi dan bergerak layaknya manusia. Boneka seperti itu bisa dibeli oleh siapa saja.
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai boneka sedih menangis
Baca
+Pustaka
Melayat Setelah Dilayat

Melayat Setelah Dilayat

Semakin menggemaskan. "Serem gimana? Bonekanya pilih yang motif lucu, dong. Jangan yang serem." "Ih, semua boneka serem, Tante. Ada matanya, ada hidungnya, ada tangannya, ada--" Penjelasan balita itu terpotong oleh tawa Ira yang terlampau keras. Syila sampai melongo melihat tantenya terbahak. "Namanya boneka, kalau enggak ada matanya, malah tambah serem, Syil. Muka rata dong," jelas Ira dengan nada mengejek.
918.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai boneka sedih menangis
Baca
+Pustaka
Di Atas Ranjang Dokter Sonya

Di Atas Ranjang Dokter Sonya

Tangan Sonya terangkat ke atas seolah menggapai langit yang ada di atasnya, berusaha untuk menggapai apa pun yang ada di atas sana. “Janu, maafin Mama, ya. Maafin Mama yang nggak bisa jaga kamu, Sayang,” bisik Sonya yang lagi-lagi merasakan hantaman kesedihan di dadanya yang membuat dadanya sakit bukan main hingga ia merasa sesak secara tiba-tiba. “Janu, Sayang ... maaf, maaf,” bisik Sonya sembari meremas boneka kelinci Janu dan mencium boneka itu lalu menghirupnya sebanyak mungkin, berusaha untuk merasakan kembali kehadiran Janu.
9.71.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53.0K kali sebagai boneka sedih menangis
Tampilkan Ulasan (115)
Baca
+Pustaka
Gallon
Hai pembaca, maaf yah mungkin saya harus hiatus dulu sampai hari selasa atau rabu karena saya sedang masa duka, mama mertua saya meninggal. jadi saya mau hiatus dulu, saya hanya minta doanya saja dari para pembaca semuanya ...... Terima kasih
Muti
Kalo yg ikuti cerita Sonya, terus memahami isi cerita, sebenernya ini banyak Ilmu parenting nya lho menurutku ya. Dari kejadian Janu sampe Hana Haikal. Tentang pola asuh anak. Apa dampak dari kehidupan sex bebas.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status