Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pernikahan Bisnis Dua CEO

Pernikahan Bisnis Dua CEO

"Nyonya, Tuan Gerald bukan hanya seorang CEO yang sukses. Dia adalah sosok misterius yang sangat dihormati di industri media dan hiburan. Dia tidak pernah muncul di televisi, dia jarang memberikan wawancara. Jika kita bisa mendapatkannya, itu akan menjadi sebuah scoop yang luar biasa. Reputasinya, visinya, dan kisah-kisah di balik kesuksesan Mahatma Entertainment akan menjadi konten yang sangat berharga bagi pemirsa kita." Brian menambahkan, "Dia adalah simbol dari kebangkitan. Dia mengambil alih Atmaja Televisi saat perusahaan ini hampir bangkrut. Visi dan strateginya sangat luar biasa. Dan yang terpenting..." Brian berhenti sejenak, menatap Elena dengan penuh hati-hati. "...dia adalah suam
3.8K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as brian herbert
Read
+Library
Istri Pengganti sang CEO

Istri Pengganti sang CEO

Firman melihat ke arah yang ditunjuk oleh Rangga. Dia pun menemukan sosok Herbert yang baru memasuki ruangan sedang dikerumuni oleh awak media. Herbert tergolong tokoh legendaris di dunia medis. Ditambah lagi, dia sudah lama menetap di luar negeri. Jadi, selama ini semua wartawan hanya pernah mendengar namanya, tetapi tidak memiliki kesempatan untuk mewawancarainya.
9.6378.0K viewsCompletedAdded to Library 15.1K Times as brian herbert
Read
+Library
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

"Ini ada cek senilai 6 miliar sebagai niat baikku, semoga Pak Luther bisa menerimanya." "Apa maksudnya Pak Herbert memberiku hadiah dan uang?" Luther bertanya balik. "Hehe .... sebenarnya aku ingin berteman denganmu, Luther," Herbert berkata dengan senyuman penuh arti, "Aku tahu kamu dekat dengan Ariana. Tapi, dia hanya seorang wanita. Kamu nggak akan punya masa depan yang cerah kalau terus mengikutinya." "Lalu kenapa?" tanya Luther dengan ekspresi yang tetap tenang.
8.83.6M viewsCompletedAdded to Library 145.3K Times as brian herbert
Show Reviews (736)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan di
Harsya Effendi
cih penulis novel ini ga punya wawasan luas dan bodoh, setiap ada rintangan dan masalah yg di hadapi tokoh utama pasti masalahnya sama dan terus berulang ulang seperti ini, darimulai wendy, carlos, arnold sampai handy di bab 400san, sungguh membosankan, kenapa selalu di hadirkan tokoh tokoh yg sama
Read All Reviews
ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL

ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL

tanya Ambar dengan terisak-isak lalu wanita ini teringat sesuatu dan dengan ramah mengajak Pak Sapto ke ruang dokter untuk memastikan penyakit Brian. Pak Sapto yang sedari awal ingin membantu karena merasa sang adik adalah pelaku tersebut. Nyatanya, setelah berbincang empat mata dengan Eksanti alias Iksan dan juga saat membaca kartu pengobatannya, pria bertubuh berisi ini jadi ragu kalau sang adik yang telah melakukan hal keji tersebut. Mereka menemui dokter yang menangani penyakit Brian lalu dari beliau didapatkan informasi bahwa Brian tertular herpes simplex dan bukan penderita HIV.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 231 Times as brian herbert
Read
+Library
KISAH GLORY : Panglima Perang

KISAH GLORY : Panglima Perang

Baginya, Herbert seperti kakaknya sendiri, layaknya Avraam maupun Megan. Namun, tidak menurut Herbert. Dia beranggapan bahwa sikap baik Riley selama ini seperti sebuah tanda, terlebih lagi selepas Yara meninggal dunia, Riley baginya bak seorang kekasih. Tidak kehabisan cara, akhirnya suatu ketika, begitu tubuhnya agak sehat, Herbert menyuruh Brockley dan Lothar untuk pergi ke pasar. Baru kali ini dia memperbolehkan yang lain pergi jauh.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as brian herbert
Read
+Library
Takdir Cinta Humairah

Takdir Cinta Humairah

Pak Heri menanyakan kondisi Mas Brian. "Selamat siang juga Pak Heri.... dengan sangat terpaksa saya harus menyampaikan berita duka kepada Pak Heri, nyawa Pak Brian tidak tertolong,dia meninggalkan sekitar 30 menit yang lalu, sementara Humairah istrinya kondisinya juga tidak baik, Humairah baru saja sadarkan diri, kondisi Humairah sempat drop karena sedih atas meninggalkan Brian, saya mewakili almarhum Brian apabila selama ini pernah menyakiti dan menyinggung perasaan Pak Heri tolong di maafkan."
10.3K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as brian herbert
Read
+Library
Istri Rahasia Tuan Brian

Istri Rahasia Tuan Brian

"Iya, Pa. Brian akan datang." "Dan ingat nanti di sana kamu tidak boleh mengecewakan Papa. Tuan Alex dan juga putrinya Veronica juga akan hadir di sana. Kamu harus bisa menyenangkan hati Tuan Alex, Brian. Karena dia sekarang telah menjadi investor terbesar di perusahaan kita." Lenguhan panjang terdengar dari bibir Brian saat itu juga. "Tidak bisakah kita bicarakan yang lain, Pa?" tanya Brian yang kini wajahnya terlihat menjadi masam.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as brian herbert
Read
+Library
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

Saat Henry melihat Brian yang membungkukkan badan dan tidak kunjung berdiri untuk memberi hormat pada Surya, bahkan bola matanya hampir melompat keluar. Siapakah Brian itu? Brian adalah kepala keluarga dari tiga keluarga besar di Kota Juwana. Aset keluarganya mencapai puluhan triliun. Di keluarga Brian, bahkan ada orang yang menjadi ketua mafia di provinsi. Atas dasar apa Brian memberi hormat pada Surya yang bukan siapa-siapa dan juga tidak memiliki pekerjaan itu? Bahkan Brian juga bersikap dengan begitu hormat.
9.9391.3K viewsCompletedAdded to Library 15.3K Times as brian herbert
Read
+Library
Sang KAISAR PRODEO

Sang KAISAR PRODEO

Herbert pun berseru kaget, dan menoleh ke arah belakang mobilnya. Namun wajahnya nampak lega, saat mengetahui Bara dan Brianlah yang telah tiba kembali dari pengintaiannya. Bara dan Brian hanya nyengir saja menahan tawa, melihat keterkejutan Herbert. "Apakah pengintaian kalian sudah selesai Tuan Bara dan Brian..?" tanya Herbert. "Sudah Herbert. Mari kita segera pulang ke markas saja," sahut Bara, mengajak kembali ke markas.
1035.3K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as brian herbert
Read
+Library
Cinta CEO dalam Jebakan

Cinta CEO dalam Jebakan

Ia merasa bahwa dirinya tidak pantas mendapat warisan sebanyak itu. “Untuk Max yang selalu menolak apa pun yang kuberikan ...” ucap Herbert tiba-tiba bersemangat, sukses menyita perhatian dari orang-orang yang mendengar rekamannya. “Kau tahu kalau Quebracha bukanlah satu-satunya perusahaan tempat aku berinvestasi, bukan? Karena itu, uruslah saham-sahamku yang lain.”
10111.5K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as brian herbert
Show Reviews (21)
Read
+Library
Pixie
Setelah ini, akan ada beberapa bonus cerita tentang kerempongan Max Gaby sebagai orang tua. Lalu, Pixie bakal diskusi dengan editor apakah cerita ini layak untuk dilanjutkan ke season 2. Jika disetujui, Pixie bakal menceritakan tentang CEO baru dan sekretarisnya.
aainza931
i love max and Gabriella,, terimakasih untuk penulis yg telah menuliskan kisah sebagus ini,, bnyak pesan di dalamnya,, tentang kekuatan, kesabaran, kebersamaan, dan ketulusan. sy berharap suatu saat kisah ini dapat diangkat menjadi film yg sukses,, semangat terus untuk sang penulis yh...
Read All Reviews
PREV
12

Frequently Asked Questions

Monty Python's 'Life of Brian' is a masterpiece that dances on the edge of satire and blasphemy, and that's precisely why it sparked such intense controversy. The film's sharp wit targets religious dogma and blind faith, using the absurdity of Brian's mistaken identity as the Messiah to highlight how easily people can be led. Religious groups were outraged because the film doesn't just poke fun at organized religion—it exposes the human tendency to create idols and follow them uncritically. The scene where the crowd misinterprets Brian's every word as divine wisdom is a brilliant critique of how scriptures can be twisted to fit any narrative.

What really got under people's skin was the timing. Released in 1979, when religious sensibilities were less tolerant of humor, the film felt like a direct challenge to sacred beliefs. The crucifixion musical number at the end, with its cheerful tune about looking on the bright side of life, was particularly jarring. It wasn't just offensive; it made people uncomfortable by forcing them to laugh at something they'd been taught to revere. The controversy, ironically, proved the film's point about the fragility of unquestioned beliefs.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status