Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Api Dendam Brianna

Api Dendam Brianna

Misteri yang semula tidak bisa aku pecahkan. “Ini aku, Ian. Brie. Akulah alasan teman-temanmu mendadak menghubungi kamu beberapa hari terakhir. Mereka tidak bermaksud untuk membujukmu menghadiri acara ini, tetapi memberitahu kamu tentang aku. Brianna Adonia.”
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 429 Times as brian paper
Read
+Library
Bangkit dari Abu: Kembalinya Nathan

Bangkit dari Abu: Kembalinya Nathan

Brian yang melarikan diri dengan taksi telah tiba di depan sebuah vila. Satpam di depan gerbang berkata dengan wajah tegas, "Keluar dari sini, dasar psikopat!" Brian tidak menggubris satpam itu dan berjalan terhuyung-huyung menuju gerbang vila sambil berteriak, "Paman Guru, Paman Guru, tolong aku!" Satpam tampak marah, lalu segera memanggil rekannya datang untuk membawa Brian pergi.
9.5212.9K viewsCompletedAdded to Library 6.8K Times as brian paper
Read
+Library
Paper Gray

Paper Gray

Aera tak menjawab perkataan Dhexsel, wanita berambut coklat gelap itu hanya diam sembari menyodorkan Dhexsel secarik kertas yang dibawanya dari tadi. Dengan keadaan bingung Dhexsel membaca kertas yang diserahkan Aera padanya, dan seketika senyuman di wajah Dhexsel berubah begitu mengetahui kertas yang diberikan Aera adalah formulir persetujuan perceraian. "Apa-apaan ini, Aera?" ucap Dhexsel dengan nada tak percaya. Aera menatap Dhexsel dengan tatapan tajam "Itu adalah formulir persetujuan perceraian," jawab Aera.
8.43.4K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as brian paper
Read
+Library
Sisi Lain Pelakor

Sisi Lain Pelakor

Kenapa aku tak berpikir sejauh itu? "Jangan menutupi kesalahan papi dengan menyalahkan mami. Semua kesalahan ada di papi. Selama ini Brian diam hanya karena takut mami terluka. Tapi sikap diam Brian memuat papi buta dan tuli." Kilauan kebencian terpancar di mata putra sulungku. Aku mengelus dada yang bergemuruh hebat. Selama ini Brian sudah tahu perselingkuhan papinya. Dan dia memilih diam hanya karena takut membuatku menangis.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 219 Times as brian paper
Read
+Library
Mercusuar

Mercusuar

“Dari mana lu tadi? Pacaran sama siapa?” “Kepo dah.” “Okeh.” Brian menepuk-nepuk kedua telapak tangannya hingga dia yakin kalau semua debu dari kumpulan kertas itu sudah pergi dari sana. “Yan. Gua udah dapet rencana yang--” Netra Brian sontak membelalak dengan telapaknya yang langsung membekap mulutku. Aku sampai tergagap-gagap lantaran kesulitan bernapas.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as brian paper
Read
+Library
Mendadak Kawin

Mendadak Kawin

"Sepuluh ribu, Mas. Mana sini biar saya ikat dulu." Brian mengangguk, menyerahkan papan itu pada si penjual lalu merogoh dompet. Heni memang bukan tipe cewek matre, cuma kalau urusan jajan, jangan tanya! Brian sudah hafal betul dengan tabiat Heni jadi dia sudah tidak kaget lagi. "Ini uangnya, Bu." Brian menerima papan tadi yang sudah diikat dengan tali rafia dan menyerahkan pecahan sepuluh ribu yang untung ada di dompet.
10132.3K viewsCompletedAdded to Library 5.3K Times as brian paper
Read
+Library
Life or Not

Life or Not

“Senang mendengarnya.” Kemudian paman menutup teleponnya. Dia berada di kota ini dan akan menemui seseorang ternyata paman cukup sibuk juga. Paman Brian yang merupakan dokter kepala di salah satu rumah sakit di kota Domino dia merupakan orang yang berpengaruh dalam dunia bedah. Sekarang dia sedang berada di sini untuk urusan pekerjaan. Brian yang terpaksa menyetujui ajakan pamannya itu seketika merasa tidak mood. Dia memang tidak penah menolak permintaan orang lain bahkan jika itu membuatnya tidak nyaman sikap merasa tidak enak kepada orang lain ini lah yang membuatnya kadang bingung harus melakukan apa. Penolakan baginya merupakan hal yang tidak bisa dia lakukan apalagi kepada anggota kelua
104.1K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as brian paper
Read
+Library
Legenda Raja Serigala

Legenda Raja Serigala

"Kalian berdua pasti terkejut." Setelah membunuh Fendy, senyum hangat baru muncul dari wajah Brian dan dia mengulurkan tangannya pada Kelly sambil berkata, "Aku adalah Brian, ketua baru Perhimpunan Martir. Anda adalah Nona Kelly, 'kan?" "Halo, Ketua Brian." Kelly menjabat tangannya dengan sopan. Brian berkata dengan perasaan terharu, "Aku benar-benar berterima kasih atas uang 16 triliun yang sebelumnya, karena itu benar-benar membantu Perhimpunan Martir kami di saat mendesak!"
9.5366.4K viewsCompletedAdded to Library 9.2K Times as brian paper
Show Reviews (54)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Viceroy
bab 595 ceritanya sungguh membagongkan , masa iya raja srigala dg segala kemampuannya di ancam musuh yg ecek2 dg menyandera Caira dg lugu nya Teguh sang raja srigala mau2 disuruh minum racun hadehhh padahal dg kemampuannya dg mudah menghancurkan penyanderanya hadehhhh penulisnya terlalu lebayyyyhh h
Read All Reviews
Perempuan Panggilan Untuk Ceo

Perempuan Panggilan Untuk Ceo

Brian hanya tersenyum sembari perlahan melepaskan kacamata hitamnya saat Yasmin bisa kembali mengenali dirinya setelah satu hari tidak bertemu. Gleg! “Ini beneran tuan Brian konglomerat itu, Yas!” bisik Intan masih tidak percaya jika seorang Brian seorang pengusaha dan CEO terkenal itu datang ke kampusnya untuk menemui sahabatnya. Pantas saja semua ini menghebohkan hampir seluruh isi kampus. Bagaimana bisa seorang tikus jalanan seperti Yasmin tengah dicari-cari oleh seorang pangeran seperti Brian?
682 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as brian paper
Read
+Library
The Lost Mafia

The Lost Mafia

Brian mengutarakan kekagumannya. Stefany berdesir mendengar pujian Brian untuk neneknya, hanya dia yang mengerti perasaannya saat ini. “Bisakah kau mengirimkan profil perusahaanmu padaku?” Pinta Brian. Stefany membuka ponselnya dan segera mengirimkan profil perusahaan kepada Brian melalui email. Brian segera membuka email melalui laptopnya. “Profesor, sepertinya kau sedang melakukan sesuatu disini. Apa aku tidak mengganggumu?” Tanya Stefany melihat Brian dengan laptop dan beberapa berkas diatas meja.
109.2K viewsCompletedAdded to Library 240 Times as brian paper
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status