Sehangat Dekapan Mantan
katanya lagi, yang membuat Raya menimbang-nimbang, memperhatikan detail wajah lelaki asing itu yang tampak tampan, dengan tubuh atletis.
Setelahnya, Raya mengangguk. Ditemani seorang lelaki tampan nampaknya tidak begitu buruk untuk pelariannya, bukan?
Lelaki itu duduk di sebelah Raya, menjulurkan tangannya. "I'm Brian. What's your name?"
"Raya," balas Raya sembari membalas uluran tangan itu.
“You're only drinking beer?” suara itu terdengar tepat di sebelahnya, sedikit berat namun santai. “Come on, you’re too pretty to stick with that. Want me to buy you something better?”
Hot Chapters