Tawa anak tengah malam
Arman menunduk dan berkata, “Mereka bilang, mereka ingin pulang, Mbah.”
Mbah Sastro mengangguk. “Ya, tapi pulang bagi arwah tidak sesederhana kembali ke rumah. Mereka ingin pulang dalam arti mendapatkan tempat yang seharusnya.”
Bima mengangkat tangan seperti anak sekolah yang ingin mengajukan pertanyaan. “Mbah, maaf, saya masih bingung. Kalau arwahnya cuma minta dipulangkan, tinggal kita belikan tiket bus ke akhirat, kan? Eh, bercanda, Mbah, bercanda.”
Capítulos em Alta