Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Terlarang Untuk Kakak Angkatku

Cinta Terlarang Untuk Kakak Angkatku

cibir salah satu dari mereka, sebelum akhirnya melangkah pergi meninggalkanku sendirian. Aku hanya bisa diam, menatap punggung mereka yang perlahan menjauh dan menghilang di belokan koridor. Di balik rasa sakit hati karena dihina, ada rasa penasaran yang mendadak merayap di benakku. Kenapa Javier bersikeras ingin pulang hari ini juga? Bukankah seharusnya jadwal liburan mereka baru berakhir besok sore? *** “Ayo pulang ...”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai perjalanan pulang
Baca
+Pustaka
Kasih Abadi

Kasih Abadi

“Yaelah gue ke rumah lu nggak cuma sekali dua kali Sedia. Kalau dari rumah lu doang mah, hafal jalan pulang gue. Balik dulu ya.” Tersisa Senja yang sedang menimbang-nimbang harus pulang naik busway atau ojek online. “Senja lu baliknya gimana?” tanya Sedia. “Gue juga bingung. Naik busway aja atau pesan ojek online.” “Balik dianterin Bang Magen aja.”
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai perjalanan pulang
Baca
+Pustaka
Main Belakang

Main Belakang

Jantungnya berdegup begitu kencang hingga terasa menyakitkan di balik rongga dada. ​"Pekerjaanku selesai lebih cepat. Aku tidak suka pulang ke rumah yang kosong dan berantakan," sahut Rian dingin, tanpa ada nada rindu sedikit pun. "Kirim lokasinya sekarang, Aira. Atau aku cari tahu sendiri."
10278 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai perjalanan pulang
Baca
+Pustaka
Bayi Mungil di Depan Pintu : Mama, Tolong Diterima

Bayi Mungil di Depan Pintu : Mama, Tolong Diterima

Setelah liburan, mereka berempat mulai melakukan perjalanan pulang. Sally berdiri di atas dek, menatap pulau yang semakin menjauh, dan dia merasa enggan. Farrel berjalan di belakangnya, memeluknya, dan berkata dengan pelan dan lembut, “Kita akan kembali.” Sally tersenyum tipis, dan berkata, “Baiklah.” Saat mereka kembali ke Kota Jin, Tuan Jahn dan Nyonya Jahn sudah lama menunggu mereka untuk pulang. Saat mereka melihat kedatangan keluarga kecil itu, mereka segera menyapa.
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.2K kali sebagai perjalanan pulang
Tampilkan Ulasan (202)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
Istri Bayaran Sang Pewaris

Istri Bayaran Sang Pewaris

ucapnya balik bertanya basa basi. "Alhamdulillah, sudah jauh lebih baik. Kalau tidak ada halangan, lusa beliau sudah diizinkan pulang." Adrian hanya mengangguk kecil sambil menyalakan mesin mobil. Perjalanan kembali ke rumah Marisa berlangsung dalam diam. Keduanya terbiasa dengan suasana seperti ini. *
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai perjalanan pulang
Baca
+Pustaka
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Ini udah kembali ke setting setelah syukuran ya ============% Hening. Sepanjang perjalanan pulang suasana terasa mencekam. Sejak keluar dari rumah besar keluarga Abimanyu tak sepatah katapun keluar. Baik dari Kalla ataupun Reyga.
1085.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai perjalanan pulang
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Yoshi Dwi Ramadani
hai kak beb, br baca cerita ini gegara liat chap terakhir ceritamu di hello, husband. semoga aku bisa nyelesain ini, penasaran Ama cerita Kalla n om Reyga hehe... awal chapter aja udah menarik hati,, semangat berkarya terus kak beb...<3
Baca Semua Ulasan
Pulang

Pulang

Senyuman yang dibalas oleh si pria dan segera memutar kendaraannya meninggalkan sang gadis. Yotta menggenggam jemarinya, menatap kepergian pria itu dengan tatapan sayu hingga menghilang dari pandangan ditelan gelapnya malam. " Sampai jumpa. " ** Selamat Membaca **
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai perjalanan pulang
Baca
+Pustaka
PULANG KAMPUNG

PULANG KAMPUNG

ucapku kemudian sembari memeluknya. Mayang pun menganggukkan kepala. Terlihat kedua matanya berkaca-kaca. Tangis bahagia pun kini dirasakannya. Tak hanya dia, tapi aku pun merasakannya juga. Ada rasa haru, syukur dan bahagia yang tercampur di sana. Bakda ashar, papa, Mayang dan Andre pamit pulang. Mereka memang tak ingin menginap sebab masih ada agenda penting yang harus Andre kerjakan esok pagi di Jogja.
10100.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai perjalanan pulang
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

*Flashback Off “Kepada para penumpang pesawat Korean Air dengan nomor penerbangan KE-628 tujuan Seoul, dipersilakan segera menuju Gate 9. Boarding akan dimulai dalam waktu sepuluh menit. Terima kasih.” Gema pengumuman itu membuyarkan lamunan Aileen. Ia mengangkat kepalanya, menarik napas panjang, lalu berdiri dari kursi tunggu. Tangan kirinya meraih gagang koper, dan langkahnya mulai bergerak menuju gate keberangkatan. Hari ini, ia akan meninggalkan Jakarta. Meninggalkan semua kenangan pahit yang sudah terlalu lama ia simpan.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai perjalanan pulang
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

selaku dengan nada bicara yang tegas. Reyhan menatapku. Amarahnya mereda setelah melihat sorot lelah dan penuh tekad dalam pandanganku. Dia pun mengibaskan tangannya dengan acuh tak acuh. "Karena dia sudah siuman, berarti urusanku di sini selesai. Syafana masih menungguku, jadi aku pergi dulu." "Berhenti kamu!" bentak Reyhan. "Ayah nggak peduli kamu mau ke mana hari ini, tapi besok kamu harus pulang ke rumah Ayah bersama Abella!"
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai perjalanan pulang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status