Broken Vessel
Akan kuturuti permintaan terakhirnya karena permintaannya itu satu arah dengan tujuanku, yaitu membunuhnya.
Aku mengangkat pedang yang terbuat dari 'Arte' kegelapanku ke atas. "Sampai jumpa, Layla," ucapku mengucapkan salam perpisahan kepada wanita yang terbakar itu dengan singkat, padat, dan jelas.
Ekspresi mukanya yang menahan kesakitan perlahan berubah menjadi lega karena akan segera terbebas dari siksaan api itu. "Terima kasih, Trystan ...," ucapnya berterima kasih kepadaku.
Hot Chapters