JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
"Neng, Ibu Rere ngasih beberapa barang sama Tante, katanya buat Tante pakai hari-hari."
Aku tersekiap saat lenganku di senggol tangan Tante Mita yang sibuk merapikan tas jinjing di depannya. "Opo iki, Tante?"
Iya tersenyum mengulum bibir, seperti terlihat senang sampai matanya berkaca-kaca. "Ada kain, ada baju, juga tas bekas tapi cantek-cantek."
Aku seperti ikut senang, sekelumit rasa haru melihat orang lain sedang bahagia. "Di lemari Imel juga udah di bongkar semua?"