Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut
“Oke, Say. Tunggu sebentar ya. Ntar kutelpon balik.”
“Oke, trims ya.”
Sambil menunggu kabar dari Mila, kucoba lagi menghubungi ponsel Mas Wildan. Dia harus tahu jika anaknya sedang dioperasi. Beberapa bulan ini kami sudah riwa-riwi ke dokter bedah anak, menjadwalkan operasi hernia secepatnya. Namun, rencana operasi berulang kali diundur karena kondisi Rheza yang tak mendukung, terkadang batuk dan pilek. Setelah sembuh, eh berikutnya gantian berat badannya yang kurang. Anakku memang sulit gemuk. Sakit hernia yang dideritanya membuat dia sering menangis ketika kambuh. Alhasil, energinya banyak yang terbuang sebab tangisan.