Jerat Cinta Ibu Kos dan Putrinya
Ibu kosku yang janda masih terlihat sangat menawan, apalagi anak perempuannya yang berwajah imut, tapi punya payudara yang sangat besar.
Kami tinggal seatap, malam ini petir sudah menyambar-nyambar dengan hebat. Aku berbaring di balik selimut, mengeluarkan celana dalam pink yang baru saja dilepas anak ibu kos untuk meluapkan hasrat.
Tiba-tiba, gadis itu langsung mendorong pintu kamarku, berdiri menatapku dengan hanya mengenakan baju tidur yang tipis.
Aku terlonjak kaget, mengira dia sudah memergokiku mencuri celana dalamnya.
Siapa sangka, dia malah berkata, "Om, petir hari ini menakutkan banget. Ibuku lagi nggak ada di rumah, boleh nggak aku nginap di kamarmu malam ini?"
Melihat lekuk samar di balik celana tidurnya, buat apa lagi aku memegang celana dalam itu.
Aku pun langsung menyibakkan selimut.
"Sini, tidur di balik selimut Om aja."