Married For Sale
“Nyonya, tuan El pulangnya tidak menentu. Kadang pulang cepat, kadang lama, kadang nggak pulang.”
Mendengar itu semangat Nea langsung sirna. Ia langsung mengendurkan senyumnya. “Oh begitu ya, mbak? Sayang banget, Nea masak untuk mas El.”
“Nyonya Nea nggak perlu khawatir, mungkin saja Tuan El akan pulang lebih cepat malam ini.”
Nea mengangguk, ia berharap demikian. Nea ingin mengucapkan terima kasih pada pria itu. “Semoga saja ya, mbak,” ucap Nea dengan secerca harapan.
Hot Chapters