Cinta Si Kembar
“Sialan lo! Gue gak cinta kok, gue cuma mau dia ada disisi gue. No sense lah, cinta, dihidup gue nggak ada. Dia cuma akan jadi salah satu koleksi dari gue. You know—lah, gue nggak percaya cinta. Bulshit lah itu cinta. Modelan kayak dia itu, di gertak sedikit juga nanti nurut, apalagi gue udah jadi suaminya!”
Rama yakin, jika saat ini yang berbicara dihadapannya bukan sang kakak. Bogom mentah yang dia sembunyikan dari kepalan kedua tangannya pasti sudah melayang ke wajah Reno.
“Kok, lo married sama dia? Kalau emang begitu, dari awal lo nggak udah married dulu. Senang—senang aja kayak biasanya,” sentilan keras menggelitik telinga Reno. Dia skakmat mendengar komentar dari adiknya.
Bab Populer