Pengantin Pengganti
Mama tersenyum saat melihat ketiga piring bersih, lalu mengambil segelas air mineral dan meminumnya pelan.
"Udah?"
"Udah, Ma. Kenyang banget." Dewa menepuk perutnya.
"Duduk sebentar baru kita pulang."
Mereka membicarakan banyak hal berdua, terutama peluang mengenai kesembuhan Dewa. Mama juga menyampaikan kemungkinan terburuk yang kemungkinan akan terjadi setelah selesai menjalani terapi dan pengobatan.
"Aku siap, Ma. Pincangpun kaki ini asal bisa berkumpul dengan anak istri," kata Dewa dengan yakin.