Dipaksa Menikahi Om Impoten
Menahan diri meski masih merasa ingin menggoda lebih jauh.
Ia ingin Alya, merasa aman disampingnya. Untuk saat ini, atau kedepannya.
”Baiklah, nanti selesai membersihkan diri. Kita bicara lagi, aku ijinkan kamu untuk mempertanyakan tentang rumor impotensi yang kamu yakini benar itu.” bisiknya.
Alya hanya menelan sliva.
Berniat menghindari, buru-buru ia memalingkan wajah, kemudian mendorong pintu kamar mandi dan menyeret langkahnya untuk masuk.
인기 회차