DIAMNYA ISTRIKU
lirih Indah sesenggukan.
"Ayahku adalah Ibuku." Indah menghapus air matanya dan fokus pada Nadira saat terdengar suara Nadira. Gadis kecil itu sudah nampak lebih tenang dari sebelumnya. "Maaf, aku tidak bisa melanjutkan ceritaku. Karena aku tidak pernah merasakan seperti apa kasih sayang dari sosok seorang Ayah. Sebab, Ayahku sudah tiada pada saat aku masih berada di dalam kandungan Ibukku. Aku hanya berpartisipasi saja dalam acara ini. Sekalian aku ingin semua orang tahu, kalau aku memiliki seorang ibu yang hebat. Seorang ibu yang berperan sebagai ayah. Seorang ibu yang selalu berjuang untuk kebahagiaanku dan Kakakku layaknya seorang Ayah. Meskipun aku tidak memiliki sosok Ayah, tapi aku ti