ISTRI SIRI TENTARA ALIM
"O, maaf, sorri, bukannya aku lupa dengan hubungan kamu dan Mira. Cuma, aku ingatkan saja, nggak ada gunanya menyimpan dendam. Toh yang salah juga kamu yang nggak sabaran."
"Memangnya kamu ke sana?"
"Iya, tapi setelah nikahnya. Itu pun sendiri. Dita lagi hamil dan rewel kehamilannya, jadi aku sendiri yang ke sana sesempatnya aja."
"Memang kapan baliknya dia?" tanyaku pelan, sok santai.
"Ya, pas habis kupatan itu."
Budi membuka salah satu kotak kecil. Sabun bulat, warnanya oranye muda, dengan cetakan motif daun dan tulisan kecil: "For healing, for peace."