Malam Pertama Si Gadis Desa
Matanya kini melihat jam dinding, ternyata sudah jam sebelas malam, tapi Zafar yang tadi izin untuk keluar belum pulang sama sekali.
"Kalau bisa jangan pulang lah, biar aku bisa tidur dengan tenang," ujar Hilma. Ia kemudian duduk di sofa, lalu berbaring dan kembali duduk lagi. Ia menghela napas, kenapa sulit sekali untuk tertidur malam ini.
Ia kemudian membuka sedikit gorden, dan menatap Lampu-lampu malam yang indah, sampai ia tidak sadar jika ada seseorang yang masuk ke kamar.