Mendengar 'Yang Ini Aku Kekasihmu Yang Dahulu' selalu bikin aku merinding. Lagu ini bukan sekadar tentang mantan yang muncul kembali, tapi lebih dalam lagi—seperti dialog antara versi lama dan baru dari diri sendiri. Aku pernah baca komentar netizen yang bilang ini tentang penyesalan, tapi menurutku lebih ke penerimaan. Lirik 'kau tak perlu ragu' itu kayak bisikan buat move on, tapi dengan tenang, bukan dengan drama.
Aku suka banget cara musiknya dibangun, dimulai pelan lalu meledak di chorus, persis seperti emosi orang yang lagi berusaha melupakan masa lalu tapi kadang masih tersandung-sandung. Beberapa temen komunitas buku juga pernah bahas lagu ini di forum, ada yang ngaitin sama novel 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'—konsep 'seseorang dari masa lalu' yang terus menghantui.