IPRIT
Cepat-cepat salah satu penduduk mengarahkan obor, ternyata seekor ular yang merasa terganggu, melarikan diri karena merasa terancam.
"Ahh ... hanya ular, biarkan ia pergi, kita harus secepatnya membawa Sulastri ke rumahnya, biar Pak Ustadz kasih air adem," kata salah satu penduduk. Mereka memang sudah biasa minta air kepada ustadz atau Kyai kalau ada yang sakit atau kemasukan roh jahat. Mereka percaya doa mereka masih manjur mengobati penyakit.
Sulastri dibawa ke rumah. Dia tidak bisa ditanya, membisu dan hanya memandang kosong. Begitu juga setelah dikasih air doa, Sulastri seperti kehilangan jiwanya.
Chapitres populaires