Pesugihan Kandang Bubrah
Ndraa Archermaafkan ibu anakkukata-kata kecewa sama saudara kandungkata kecewa buat suamikata-kata kecewa sama suami
Di sekelilingnya, ada berbagai macam sesajen bunga melati yang sudah layu, dupa yang masih menyala, dan sebuah kendi kecil yang berisi darah hitam pekat.
Lila menutup mulutnya dengan tangan. “Ya Tuhan…”
Ustadz Harman mendekati boneka itu, matanya penuh dengan kehati-hatian. Ia kemudian berbisik, “Ini… pesugihan.”
Lila menoleh ke pria tua itu. “Apa yang sudah kau lakukan?”
Pria tua itu tersenyum. Senyumannya tidak wajar. Kemudian, ia berbicara lagi.