Setiap Momen adalah Kamu
Dimas yang selalu tampak berwibawa dan penuh kasih sayang pada Indah, kini menampakkan kegelisahan dan ketidakpercayaan diri.
“Saya mohon maaf sebelumnya, Pak, atas kelancangan saya ini. Akhir-akhir ini, saya mendengar begitu banyak cerita, begitu banyak berita, yang membuat saya semakin tidak mengerti tempat saya berpijak saat ini.
“Tanpa mengurangi hormat saya. Dengan tetap mengedepankan praduga tak bersalah, saya hanya ingin mendengar kebenaran itu. Saya sulit menemukan fakta saat semua informasi, hanya saya dapatkan dari mereka yang tidak terlibat langsung dalam peristiwa pembangunan Dream Mega Mall,” tutur Indah, matanya menahan tangis.
Bab Populer