Kontrak Terlarang sang Penulis
Dia sangat menyukai kisah cinta yang tulus, manis, dan penuh perjuangan emosional—jenis cerita yang selalu membuatnya percaya bahwa cinta sejati itu ada, meskipun kehidupan nyatanya sendiri berantakan.
Selama berkarier secara amatir, Citra selalu memegang teguh idealismenya. Dia tidak pernah tertarik, bahkan selalu menolak, untuk menulis adegan dewasa atau cerita sensual demi mendulang pembaca instan. Bagi Citra, keindahan sebuah cerita terletak pada ketulusan rasa, bukan pada eksploitasi fisik. Namun ironisnya, di dunia nyata, kelembutan cinta yang ia tulis di layar laptop sama sekali tidak berwujud di dalam rumah tangganya.