TERJERAT CINTA SANG DUDA
“Saya speechless, gak tahu harus menyampaikan apa.”
Kay menjeda. Dia menengadah sejenak, memandang langit yang cerah agar air matanya tak membludak tumpah. Lalu, dia barulah melanjutkan kalimatnya.
“Perjalanan hidup telah mengajari saya bahwa cinta sejati tidak diukur dari kata-kata manis dan janji-janji belaka, bukan pula sebuah hubungan tanpa ikatan yang hanya melambungkan angan tetapi menyakitkan pada akhirnya. Semua yang saya jalani mengajarkan, terkadang kenyataan tak sesuai dengan harapan. Namun, ketika sudah ikhlas dan menerima dengan sabar. Tuhan selalu punya rencana yang jauh lebih indah dari pada yang saya bayangkan.” Kay menjeda, lalu pandangannya yang tadi menatap ke depan, beral
Hot Chapters