Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Malam yang panas

Malam yang panas

Langit Ubud pagi itu mengguratkan cahaya lembut yang menerobos dedaunan, memantul di permukaan sawah yang masih basah oleh embun. Di beranda villa kecil yang mereka sewa, Nadia duduk bersila di atas bantal rotan sambil memandangi pemandangan yang menenangkan. Di tangan kirinya, sebuah buku catatan berisi coretan ide-ide baru, dan di tangan kanannya secangkir kopi Bali hangat.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 85 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
Dada Malam, Nafas Pagi

Dada Malam, Nafas Pagi

Dinding baja memancarkan dingin yang menusuk tulang. Kania mencoba tidur di ranjang single yang sempit, tetapi suhu dingin dan goyangan kapal membuatnya gelisah. Ia memeluk lututnya, matanya terbuka menatap kegelapan di atas. Bau solar dan asinnya udara laut membuat perutnya sedikit mual. Ia tidak yakin apakah yang membuatnya tidak bisa tidur adalah kondisi kapal yang buruk, atau pria yang tidur di ranjang di sampingnya.
10867 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 19 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
Semalam Bersama Sahabat Kakakku

Semalam Bersama Sahabat Kakakku

Ketika matahari pagi menyilaukan jendela, Ara terbangun dengan kepala berat dan tubuh yang pegal di setiap inci. Ia mengedip beberapa kali, mencoba memahami ruangan asing yang tidak familiar—dinding gelap elegan, wangi maskulin samar, dan ranjang king size yang terlalu nyaman untuk ukuran mimpi buruk semalam. “Shit—” Tanpa pikir panjang, ia menyingkap selimut. Napasnya tercekat.
694 viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
Setoran Bulanan Untuk Mertua

Setoran Bulanan Untuk Mertua

Ueeek Ueeek Ueeek Hari ini Embun terlihat lesu. Wajahnya pucat. Sejak tadi dia terus muntah-muntah. Belum ada satu pun makanan yang bisa dia telan. "Ayo kita ke dokter saja!" ucap Bumi. "Gak usah, Mas. Aku hanya perlu istirahat. Mas berangkat kerja saja! Masih keburu, kok."
1018.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 484 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Suhu udara terasa lebih dingin dari biasanya pagi itu. Beberapa orang malas keluar rumah dan beraktifitas dalam kondisi seperti itu. Kabut turun menyelimuti daerah tersebut, hingga membuat kaca-kaca jendela berembun. Namun pemuda bertubuh bersih dan berotot yang tinggal di sebuah rumah mewah yang berada dekat hutan pinus tersebut bangun sangat pagi. Dia melakukan beberapa gerakan workout untuk menghalau rasa dingin dan ingin berkeringat.
10146.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.1K Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
KISAH CINTA YANG TERNODA

KISAH CINTA YANG TERNODA

“Sawitri yang malang, siapa suruh kamu katai aku, perempuan binal." Tetesan embun jatuh dari dedaunan hijau pagi ini. Kabut hitam yang mengantarkan angin dingin, buat Jum’at pagi ini terasa sunyi, sebab sebagian orang rasanya enggan beranjak dari pembaringan.
1022.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 618 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
Silakan Nikahi Saja Ibumu, Mas!

Silakan Nikahi Saja Ibumu, Mas!

Bab 147 Tipu Daya Bu Wongso ****** Pagi dengan sinar matahari yang begitu terang. Embun masih terasa sejuk di kulit. Burung-burung sudah keluar dari sarangnya hendak mencari makan untuk anak-anaknya yang baru menetas. Pohon yang baru saja berbunga menebarkan aroma wangi. Semerbak bersama semilir angin pagi.
9.973.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
Titip Benih

Titip Benih

Aku lalu bergegas masuk kedalam kamar dan beristirahat. Adzan subuh berkumandang, Aku segera bangkit dan membersihkan tubuh setelah itu aku melaksanakan sholat subuh, setelah sholat aku kedapur karena haus. Begitu sampai dapur aku di kagetkan oleh Rina. "Aduh... pagi-pagi sudah bikin eneg aja." celetuknya "Dasar babu gak ada akhlak!" umpatku "Masih mending babu dari pada LAKOR!"
1030.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 969 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
Kontrasepsi di Kamar Adikku

Kontrasepsi di Kamar Adikku

Mentari pagi mulai menampakkan pendar jingganya, menerobos masuk melalui sela-sela tirai yang terbuka. Entah mengapa pagi ini badanku kembali lemas seperti tidak bertenaga. Perutku mual, kepalaku juga terasa berputar-putar seperti gasing. Mas Kenzo duduk di bersandar di atas dipan, sambil memegang tasbih dan berzikir.
1085.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.7K Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
RAMBUT BASAH SETIAP PULANG KERJA

RAMBUT BASAH SETIAP PULANG KERJA

Dengan penuh semangat, Faris membuka pesan tersebut, lalu membalasnya. Pagi menyapa, seperti biasa setelah shalat subuh Alda sibuk untuk menyiapkan sarapan. Sementara Faris memilih untuk tidur kembali, tepat pukul setengah enam Faris bangun dan bergegas masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
109.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 314 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status