PELAN PELAN SAYANG
Matanya terlihat lelah, tapi nada suaranya penuh kasih.
Angga mengangguk kecil, senyum tipis muncul di wajahnya. “Iya, Sayang. Aku bakal cuti aja, deh. Sekalian istirahat,” katanya santai, meski dalam hatinya masih terasa nyeri tiap kali bergerak. Ia melirik lengannya sekilas. “Lihat nih, kayaknya tangan ini butuh libur panjang juga.”
Shasha terkekeh pelan, tapi tawanya cepat reda. Ada sisa trauma di matanya yang belum benar-benar hilang. Ia menggenggam tangan Angga lebih erat, seolah takut kehilangan.
Bab Populer