Istri Bayangan Sang Miliarder
Jarinya menggenggam pena, menulis cepat di halaman pertama bukunya: "Luka itu tak sia-sia, ketika membuat kita jadi manusia bermanfaat untuk sesama."
Flash kamera berulang. Seruni dipeluk pembaca, diajak swafoto, dan diminta bercerita. Sorak tepuk tangan bergema ketika Seruni melangkah naik ke panggung kecil di tengah kafe yang diterangi lampu-lampu kuning hangat menggantung rendah di atasnya, memberi nuansa intim namun tetap meriah. Di belakangnya, banner besar dengan gambar sampul bukunya terpajang megah: “Cinderella Gagal Move On: Kisah Dongeng Dari Negeri Patah Hati” — Karya Seruni Kusuma. Di antara kerumunan, teriakkan Mira menghangatkan hati Seruni.
Hot Chapters