Cerita di Kereta Bawah Tanah
Membuatku berangan-angan, kira-kira seperti apa rasa tubuhnya.
Rika benar-benar tahu bagaimana membuat orang merasa puas. Dalam kedekatan itu, aku merasakan gerakan tubuhnya, seolah ia sedang membuka diri perlahan dan bersiap menyambutku masuk. Aku tidak tahan lagi, ingin segera menarik ritsleting celanaku dan memasukinya. Tapi sebelum aku bergerak, Rika memiringkan tubuhnya, bukan untuk menolak, melainkan untuk mengendalikan. Tangannya terulur menyentuh tonjolan di celanaku.
Dengan lidah yang sekilas membasahi sudut bibirnya, ia berbisik, “Di sini terlalu banyak orang… aku tidak bisa. Bagaimana kalau di rumahku?”