Pesugihan Genderuwo
Ratih memberinya harapan.
“Terima kasih, Ratih,” ucap Bagas pelan, suaranya penuh rasa syukur. “Aku nggak tau kalau aku bisa sampai sejauh ini tanpa kamu.”
Ratih tersenyum lembut, menyentuh pipi Bagas dengan penuh kasih sayang. “Kita harus berjalan bersama, Mas. Jangan pernah ragu untuk berbagi apa pun denganku. Kita akan hadapi semuanya, bersama.”