Melayat Setelah Dilayat
"Iya, Ma. Kita tetap jalankan saja anjuran dari mereka yang dapat berinteraksi dengan bangsa sebelah itu. Tapi hanya sekadar menjalankan, tanpa meyakini. Yakin tetap pada takdir dan pertolongan Allah."
Keduanya menuju kamar masing-masing setelah perbincangan rahasia itu, mengistirahatkan tubuh yang sehari ini ditimpa kejadian yang menguras pikiran.
Minggu pertama berada di rumah mertuanya setelah sekian bulan tak bertemu membuat Ira merasa canggung, apalagi saat berpapasan dengan kakak ipar lelakinya, kikuk sekali. Untung saja meski Rendi bekerja sampai sore hari, rumah ini tak pernah kosong. Syila, gadis menggemaskan itu tak pernah absen menemaninya menjalani hari. Seperti saat ini, keduany
Sikat na Kabanata