Cinta Pengganti
“Menikah pake cinta aja bisa cerai, apalagi nggak. Dan … saya nggak bisa ngerti, kenapa Mas Gilang mendadak mau ngelamar saya? Karena saya tahu pasti, Mas Gilang nggak cinta sama saya.”
“Tapi aku mulai suka sama kamu,” aku Gilang tanpa ragu. “Dan satu lagi, cinta itu bakal datang karena terbiasa. Aku sudah terbiasa dengan kamu selama beberapa bulan ini, jadi … sudahlah, Ki. Aku serius mau nikah sama kamu. Aku sama keluargaku juga bisa terima kamu apa adanya dan dengan tangan terbuka selebar-lebarnya. Kurang apa lagi?”