Tukang Pijat Tampan
Angin lembut bertiup dari jendela, membawa aroma pinus dan tanah basah.
"Lalu apa yang harus kami lakukan, Mbah?" Adit akhirnya memecah keheningan. "Kami datang untuk belajar mengendalikan kekuatan ini, atau mungkin... menghilangkannya?"
Mbah Joyo menggeleng tegas. "Kekuatan seperti ini tidak bisa dihilangkan begitu saja. Itu sudah menjadi bagian dari kalian. Yang bisa kalian lakukan adalah belajar mengendalikannya, menyembunyikannya saat diperlukan, dan menggunakannya dengan bijak."