Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Balik Skandal Suami

Di Balik Skandal Suami

PoV Dani *** "Ayah, tadi ada temen aku nangis di sekolah." Kata Dona anak manisku. Malam ini ia menginap di rumah mama, di rumahku. Karena kebetulan besok hari libur. Rencananya aku akan bawa Dona buat jalan-jalan ke tempat wisata terdekat bersama mama dan juga Nessia.
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 560 kali sebagai dan dan bila esok
Baca
+Pustaka
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

Sepekan ini, Jingga harus menjalani persiapan kelahirannya yang tengah menghitung hari. Sore ini, Senja tengah menikmati es krim vanila blue kesukaannya. Disebelahnya Frans dan Duma belum pernah absen dari sisinya. "ADuch." ucap Jingga merintih kesakitan. 'plukk' Eskrim ditangan wanita ini langsung tumpah ke lantai, sementara wajah Jingga kian memucat saja. "Frans, aku butuh dokter!" ucap Jingga kepada pria itu sambil meremas erat bahunya yang terjangkau oleh Jingga.
825.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 776 kali sebagai dan dan bila esok
Baca
+Pustaka
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Lia menyusul tanpa disuruh dan duduk di kursi penumpang bagian belakang. "Lang, ayo bangun dulu, kita beli es krim." Vino membangunkan semangat Gilang di sore itu. Membuat Gilang mengerjap dan tersenyum. "Beneran Pa?" "Beneran dong. Jadi kamu jangan ngantuk dulu ya?"
808 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai dan dan bila esok
Baca
+Pustaka
Menikah Karena Visa

Menikah Karena Visa

Malam itu akhirnya mereka bisa sedikit bernapas lega, meski masih ada banyak hal yang menunggu esok hari. "Oh ya besok kamu jadi ke Molgrad?" "Ah iya benar, hampir aja aku lupa. Kayaknya malam ini aku begadang deh." Daniel sambil menutup pintu rumah, menoleh ke arah Elena. Tak habis pikir jika Elena seperti tidak ada capeknya, dia ambil minum segelas. "Nih, minum dulu. Nanti aku temenin ngerjain dokumennya"
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai dan dan bila esok
Baca
+Pustaka
Mulai Sekarang, Aku Tak Menanti Lagi

Mulai Sekarang, Aku Tak Menanti Lagi

Dini hari, barulah Lily sampai di rumah. Tepat di saat Lily hendak membuka pintu, dia mendengar Yoga sedang menelepon. "Kak Yoga, apa kamu benar-benar mau melakukan program bayi tabung bersama Kak Nadine? Impianmu dari kecil akhirnya sekarang terwujud juga, hahaha."
9.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai dan dan bila esok
Baca
+Pustaka
JEJAK HASRAT

JEJAK HASRAT

“Oiya bu Dania, besok aku datang mo bawain sesuatu buat ibu, heheh!” “Apa itu mas Supri?” tanya Dania penasaran. “Besok ya! Buat kejutan heheh!”balas Supri yang sedang merencanakan untuk bisa menikmati tubuh perempuan manis dan bertubuh sintal itu. ***
1044.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 968 kali sebagai dan dan bila esok
Baca
+Pustaka
Apple of My Eye

Apple of My Eye

Gak tidur-tidur malah! Oke, sambut hari esok yang cerah. Tarik napas panjang dan mulai pejamkan mata. Esok akan jadi hari yang cerah. Sabtu ceria libur kuliah, memanjakan diri seharian demi bertemu Mas Dru. Sorenya kencan makan bakso sama sidia, wkwkw. Lanjut modus yang tertunda. Jalan berdua dengan cowok yang peluk-able. Berdua saja tanpa si cacing pita pengganggu itu. Semoga dia besok kerja sampai malam, supaya gak kepikiran ganggu aku dan Mas Dru, aamiin. ---
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai dan dan bila esok
Baca
+Pustaka
Suamiku, Ayah Mantanku

Suamiku, Ayah Mantanku

Lyra terkekeh, "Jangan Nek, tapi nggak apa-apa sih hehehe." Mereka pun tertawa bersama, Daniel bergabung di sana sehingga nenek bertanya padanya. "Kamu katanya mau ke Amerika?" tanyanya. Daniel mengangguk santai, "... iya." "Kapan?" "Bulan depan keknya Nek," jawabnya. "Bulan depan itu dua hari lagi," balas Nenek Davidson gemas. Daniel hanya nyengir, "Bulan depan tanggal 10."
10107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai dan dan bila esok
Baca
+Pustaka
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

Enam Tahun Kemudian Raga Dewandra Adnan, itu lah nama seorang remaja yang kini duduk di bangku kelas dua sekolah menengah atas. Anak lelaki itu menunggu jemputan seperti biasanya di taman sekolah sambil memainkan ponselnya sekedar untuk melihat-lihat komik yang episodenya baru saja terbit.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai dan dan bila esok
Baca
+Pustaka
Menunggu Masa Idah

Menunggu Masa Idah

Dan, benar saja, Pandu langsung memasukkan nomor w******p-nya ke dalam grup alumni SMA mereka. Laila dan Pandu mengobrol ringan sebentar, hingga akhirnya Laila yang mulai kelelahan, pamit untuk pulang terlebih dulu. Pandu juga berjanji akan menghubungi Laila nanti, yang hanya ditanggapi perempuan hamil itu dengan anggukan kecil. ***
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai dan dan bila esok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status