Dimanjakan Lima Suami Binatang yang Menggoda
Kaelen tertawa, sebuah suara yang terdengar seperti gesekan lempengan tektonik di dasar bumi.
“Biarkan mereka datang. Di daratan, aku mungkin terbatas. Tapi di sini, di kedalaman sepuluh ribu meter, api serigalamu tidak lebih dari percikan korek api yang mati seketika. Naga ularmu akan remuk oleh tekanan air, dan elangmu tidak akan pernah bisa mengepakkan sayap di bawah beban samudra.”
Kaelen melepaskan dagu Lin Xiao, lalu berjalan mengelilinginya seperti predator yang sedang menilai mangsa berharganya.