The Hottest Desire (Bahasa Indonesia)
Merasa jika dirinya tidak perlu mengawasi lagi, Edelia bangkit dan berkata, “Lanjutkan acara belajarnya. Mama ke dapur dulu ya, Mama mau menyiapkan buah potong untuk camilanmu dan Pak Bara.”
“Tidak perlu repot-repot,” ucap Bara dengan nada ramah dan senyum tipis khas dirinya. Senyuman yang Edelia yakin sudah berhasil membuat puluhan bahkan ratusan wanita jatuh hati padanya. Visual Bara memang tidak perlu diragukan lagi.
Namun, Edelia yang mendengar perkataan itu tertawa dan berkata, “Tentu saja sama sekali tidak merepotkan. Tidak perlu khawatir.”