Perjanjian Leluhur
Serba salah.
"Terpaksa cari air lagi," keluh Cakra. "Kau bikin aku susah, Gemblung!"
Kuda itu larinya sangat cepat laksana mobil formula, jadi butuh banyak energi. Cakra perlu membuat tabung bambu satu lagi, biar si Gemblung tidak kehabisan air di perjalanan.
"Lagi?" tanya Cakra.
Kuda berbulu kecoklatan itu diam.
Cakra mengusap-usap kepala si Gemblung sambil berkata, "Berarti aku tinggal mengurus perutku. Kau tunggu di sini ya. Makan yang banyak biar bisa terbang."