Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Masa Iddah yang Ternoda

Masa Iddah yang Ternoda

Sehingga membuat laki-laki itu bingung dan tak tahu harus berkata apa lagi. "Rasanya ini terlalu cepat, Pak. Lagi pula masa iddahku belum selesai," jawab Annisa lirih. Ada banyak wanita di luar sana yang hingga akhir hayatnya, tetap memilih untuk tetap sendiri karena kelak ingin berkumpul kembali bersama mendiang sang suami di surga. "Tapi kamu lagi hamil, Nduk. Apa nanti sanggup membesarkan anakmu sendirian?" tanyanya lagi.
1063.6K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as macam macam iddah
Read
+Library
Satria Idaman Wanita

Satria Idaman Wanita

jawab Satria santai tapi nadanya terdengar lelah. Mak Ijah cuma manggut manggut. Sambil meletakkan segelas kopi hitam panas di depan Satria, tangan kiri ibu warung itu diam diam merogoh ponsel dari saku daster batiknya. Mak Ijah tahu betul siapa perempuan yang paling pusing mencari Satria akhir akhir ini. Dia langsung mengetik pesan singkat ke nomor Dinda, mengabarkan kalau Satria lagi nongkrong di warungnya sambil bawa tas besar.
1041.7K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as macam macam iddah
Read
+Library
Nama Putriku Nama Mantannya

Nama Putriku Nama Mantannya

sahut Sulthan mencoba menenangkan hati istrinya yang mulai banyak memikirkan masa lalu yang tidak dia ketahui. “Ceritakan siapa kalian sebenarnya, setahu saya orang tua Ida tidak pernah menyinggung hal ini kalau sebenarnya Ida mempunyai kembaran!” Ummi Syifa terkejut saat dirinya sendiri mengatakan kalau Ida mempunyai kembaran. Dengan mata melotot dan menutup mulut dengan tangannya Ummi Syifa hampir syok kalau apa yang dikatakannya adalah benar setelah melihat ekspresi kedua wajah mereka.
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 302 Times as macam macam iddah
Read
+Library
TEMAN WANITA AYAHKU

TEMAN WANITA AYAHKU

“Bunda lupa masih dalam masa iddah malah keluar rumah.” Aku membeku. Benar. Wanita yang ditalak hidup juga harus menjalani iddah, tiga kali suci. Dan Bunda malah keluar cari rumah baru, makan di kafe pula. “Jadi, rumah tadi, gimana? Kita udah sepakat, kan?” “Nggak tahu. Bunda telpon Mas Adam dulu.” Bunda buru-buru mengaduk-aduk isi tas, mencari ponsel. Begitu terhubung, dia menekan speaker. Wajahnya langsung berubah dari cemas jadi tenang.
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 353 Times as macam macam iddah
Read
+Library
The Memories (BAHASA)

The Memories (BAHASA)

Beberapa ibu - ibu tetangga yang bantu - bantu di dapur geleng - geleng melihat kelakuan tiga gadis eh, dua gadis dan satu wanita itu, soalnya Ida kan uda merit, udah nggak bisa dibilang gadis lagi. "Apaan sih, kalian?" Icha protes. "Ini udah H-2 loh, kalian mau sampe kapan diem - dieman begini? Ini hitungan jam kalian jadi suami istri." Tembak Ida. "Mana gara - gara bubur doang." Nisya menambahkan, gemas maksimal dengan tingkah dua sahabatnya ini. Katanya mature, kok gini.
1012.2K viewsCompletedAdded to Library 474 Times as macam macam iddah
Read
+Library
JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

tanya Juwita yang asing dengan istilah yang barusan diucapkan oleh Mbak Lia. Mbak Lia terkekeh. "Oh, mahram? Mahram itu lelaki yang enggak boleh kita nikahi tapi boleh melihat kita enggak pakai pakaian selengkap ini. Kayak bapak, paklik, pakdhe, mas, adik, sama suami orang yang nyusuin kita. Mereka juga boleh menyentuh kita. Ya, kayak Mbak Lia sama Jevano. Tapi, Mbak Lia sama Jamal enggak mahram."
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 416 Times as macam macam iddah
Read
+Library
Dijatah Lima Juta

Dijatah Lima Juta

tanya Dila, nada suaranya tidak sekeras tadi. "Kamu melupakan aku? Aku Ida, teman satu kampus kalian dulu. Apa kamu lupa? Aku pindah ke Swiss saat kita baru mau memasuki semester satu. Bukankah saat ospek kita berteman?" jelas Sayida, mencoba mengingatkan Dila ke kejadian beberapa tahun silam. Ingatan Dila terlempar ke kejadian beberapa tahun lalu, saat ia pertama kali menginjakkan kaki ke perguruan tinggi. Sosok Sayida kembali ia ingat, meski wajahnya masih samar teringat.
1013.8K viewsOngoingAdded to Library 385 Times as macam macam iddah
Read
+Library
Jembatan Perselingkuhan Suami dan Sahabatku

Jembatan Perselingkuhan Suami dan Sahabatku

Kenapa selama ini aku tidak menyadari kalau Ida sebenarnya setengah gila? “Aku baru mengetahuinya setelah Ida hamil. Dia mulai banyak tingkah, sering tertangkap olehku berkomunikasi dengan pria-pria di sosmednya, dia yang memulai duluan. Kadang, dia tidak segan keluar untuk bertemu dengan mereka dan menghabiskan banyak uang untuk bersenang-senang. Aku tebak, kamu juga tidak ada bedanya,” jelas Bang Bayu.
1027.2K viewsCompletedAdded to Library 816 Times as macam macam iddah
Read
+Library
Suami Idaman

Suami Idaman

“Siapa yang bilang enggak mau punya anak. Gue mau dong, tapi nanti-nanti aja. Jangan sekarang.” “Kenapa enggak mau sekarang?” “Ya gue belum siap lah.” “Idih…..lo tuh udah tua. Sebentar lagi juga menopause, tau rasa lo!” cecar Reza. “Enak aja. Usia gue masih kepala tiga. Lo pikir gue nenek-nenek usia delapan puluh tahun?” Sahutku kesal. “Daripada nguber-uber gue segera punya anak. Mending lo ikut acara reality show biar lo bisa jadi cowok tulen terus bisa ngehamili anak orang!”
1011.4K viewsOngoingAdded to Library 341 Times as macam macam iddah
Read
+Library
Kamp Pelatihan Istri Idaman

Kamp Pelatihan Istri Idaman

Kejadian barusan disaksikan oleh semua orang di belakang kami. Mereka pun mulai bersorak. "Sonia genit sekali, Pak Peter benar-benar nggak salah pilih." Pipiku seketika merona merah padam, aku bingung harus menjawab apa. Untungnya, Peter langsung memulai kelas kami secara resmi. Kamp Pelatihan Istri Idaman ini memang bertujuan mengajari kami cara menjadi istri yang kompeten. Melatih keahlian di ranjang agar suami bertekuk lutut dan setia setengah mati.
61.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as macam macam iddah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status