BAYI TETANGGA MIRIP SUAMIKU
Dia menatapku lekat.
“Kamu kenapa, Re? Kok pucat begitu?” tanyanya sambil terus memindaiku.
“Enggak apa-apa, Bu. Hanya sedikit pusing,” jawabku.
Bu Erna bangkit, mendekat lalu menyentuh keningku.
“Kamu demam, Re. Ke dokter dulu sana. Minta Daffa temani lagi,” pintanya.
Aku berusaha tersenyum demi menyembunyikan rasa sakit di kepala. “Enggak usah, Bu. Cuma tadi malam kurang tidur saja. Nanti juga sembuh sendiri.”
Hot Chapters