Menantu Dewa
Saat ini, Dessy sudah menjulurkan tangan kanannya dan berkata, “Terima kasih Tuan Brandon atas pelajaran berharganya. Penilaian terhadap barang antik memang harus dilakukan dengan saksama dan tidak boleh kebawa perasaan. Sebelumnya Kakek terus mengingatkan kekuranganku, tapi aku selalu merasa pandanganku sangat jeli. Tak disangka, aku bisa salah menilai juga.”
Brandon juga mengulurkan tangannya dengan tersenyum. Setelah bersalaman dengan tangan mulus Dessy, Brandon berkata, “Nona Dessy tidak usah sungkan. Semestinya aku yang berterima kasih terhadap Nona Dessy. Kalau tidak, aku tidak mungkin sanggup untuk membeli lukisan ini!”
Setelah mendengar ucapan ini, api di tatapan semua orang semakin