Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dipaksa Hamil Mafia Kejam

Dipaksa Hamil Mafia Kejam

Tatapan matanya terlalu penuh kebencian dan pengkhianatan. "Diam, Sofia," ucap Carlos dengan suara rendah, namun penuh ancaman. Dia menarik pria itu dengan mudah, menghajarnya berkali-kali hingga pria itu tak lagi mampu berdiri. Darah bercucuran dari wajah dan tubuh pria malang itu, namun Carlos tidak berhenti sampai tubuh pria itu limbung, hampir tak sadarkan diri.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai dicampakkan
Baca
+Pustaka
Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Ada terlalu banyak kebisingan di sini, banyak orang berkumpul untuk menonton drama itu, dan orang yang pertanggung jawab atas Night Colour juga datang dengan tergesa-gesa, "Siapa yang membuat masalah?" Orang yang bertanggung jawab atas diskotik itu memiliki julukan Harimau Hitam. Dia adalah pria yang berbadan tinggi dan besar. Selain wajahnya, setiap bagian kulitnya diukir dengan berbagai corak. Ketika Lirea melihat pria ini, dia tidak bisa menahan diri untuk tidak bersembunyi di balik tubuh Riky. Riky dan Nanda pikir dia takut, faktanya memang seperti itu.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai dicampakkan
Baca
+Pustaka
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

Kecaman itu meluncur dingin, dan ia segera menarik diri dari cekalan tangan Jimmy. Jimmy menyambut amarah Damar dengan seringai sadis. "Lalu, kita apakan tikus kecil ini, Bos?" tanyanya, nada suaranya penuh kegembiraan akan eksekusi yang akan datang. Jimmy mulai berfantasi dengan kejam, memprovokasi suasana. "Kita punya pedang, silet, pisau, gergaji, palu, dan senjata api. Tapi, saya lebih suka menggunakan pedang dulu. Kita sayat tubuhnya memanjang dari dada ke bawah, merobek biji pelirnya, memotong alat kelaminnya dan memberikan itu kepada buaya. Uh, pasti 'torpedo'-nya nikmat sekali! Atau, kita siapkan panggangan. Barbeku malam nanti?" kekeh Jimmy, matanya bersinar liar.
9.9281.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai dicampakkan
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Baca Semua Ulasan
Seatap dengan Racun Rumah Tanggaku

Seatap dengan Racun Rumah Tanggaku

"Maksud kamu, Mas?" "Aku sudah tahu semua cerita tentangmu dari Bimo dan Aldo. Mereka tahu kebusukanmu dari warga kampung saat menjemput Galang. Hanya karena satu pria yang menyakitimu, kamu membalas dendam pada semua, termasuk anakmu. Kamu rusak dirimu sendiri dengan pergi ke club malam dan tidur dengan banyak lelaki hidung belang. Di mana hati nuranimu sebagai wanita dan seorang ibu, Almira?"
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai dicampakkan
Baca
+Pustaka
STRANDED (TERDAMPAR)

STRANDED (TERDAMPAR)

Jantungnya mendadak berdetak kencang. Tak kalah halnya dengan Wendra, Sapta ternyata juga kejang-kejang ditebas penampakan yang menyeramkan. Dengkulnya tiba-tiba saja bergoyang. Tangan Sapta lemas bagai kesemutan. Tak lagi dia berdaya, nyaris saja tumbang. “Kun... kun... kun... kunti!” sebut Sapta terbata-bata. Ingin rasanya dia berteriak menyebutkan kata “kuntilanak,” namun dia tak lagi mampu. Mulutnya bagai terbelenggu.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai dicampakkan
Baca
+Pustaka
Istri Konglomerat yang Dicampakkan

Istri Konglomerat yang Dicampakkan

ucap Gina lantang, lantas melempar kertas itu ke arah Annie. Deg! Jantung Damian hampir melompat, ketika mendengar ucapan Gina yang mengejutkan. Tubuhnya gemetaran, ketika nama Steve disebut tanpa ragu oleh Gina. Annie gelagapan. Dia tidak menerima kertas yang dilempar itu, namun justru bersikap kikuk. “A-apa maksud ucapanmu? J-jangan memfitnahku,” “Fitnah? Coba buka dulu!” sentak Gina. “Atau Damian mau membukanya?” Kini Gina ganti bertanya pada Damian yang membeku.
1042.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai dicampakkan
Baca
+Pustaka
Dicerai Karena Gendut

Dicerai Karena Gendut

Dia menatapku dengan wajah gusar. "Pabrik kita hampir bangkrut, Dek. Kamu malah sibuk dengan sesuatu yang tidak penting seperti ini," jawabnya. "Bangkrut?" Aku terkejut mendengar ucapannya. "Tapi kamu baru menjalankannya selama kurang dari setahun, Mas." Mas Dicki mengacak rambutnya. Dia terlihat sangat tertekan. Apalagi ketika aku tahu, Mama dan Kakaknya sama sekali tidak mau membantunya.
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 796 kali sebagai dicampakkan
Baca
+Pustaka
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ia hanya peduli pada perasaannya saat ini. Damar tampak benar-benar kebingungan atau berpura-pura sangat terkejut. Ia menjatuhkan sumpit yang tadi dipegangnya ke atas nampan dengan bunyi kecil. "Kenapa Mela? Ada apa? Kita bahkan dulu berpacaran," ucap Damar sambil mencoba menarik ikatan emosional mereka di masa lalu.
803 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai dicampakkan
Baca
+Pustaka
Dicambuk atau Diceraikan?

Dicambuk atau Diceraikan?

Aku mengangguk dan sengaja membuatnya takut dengan menggambarkan situasi saat aku dicambuk dengan cara yang sangat mengerikan. "Cambuk itu panjangnya 1,2 meter, ia juga tebal dan panjang, lalu direndam dalam air. Satu cambukannya bisa membuat seseorang merasa sampai setengah mati! Selain itu, saat dicambuk, kamu harus melepas celanamu …." Hanna memperlihatkan ekspresi yang rumit selama panggilan video tersebut. "Apakah menurutmu aku bodoh? Negara yang kamu tuju memanglah salah satu dari sedikit tempat di dunia, yang masih menerapkan hukuman cambuk."
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai dicampakkan
Baca
+Pustaka
ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL

ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL

“Lu kaga demen beneran ama tuh bocil? Ngapain?” “Hei, Tampan. Lu, kaga pernah cembukur? Tapi gue angst sekarang. Gue takut lekong gue gelay,” ucap si motif bunga sepatu yang tampak bingung, heberapa kali jemarinya yang terlihat lentik meremas sapu tangan. *[angst=cemas]*[lekong=laki] *[gelay=gak like] “Lu sih. Udah ama gue aja! Nyariin Hadi mulu. Kita pulang!”
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai dicampakkan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status