Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bersandar pada Ketakutan

Bersandar pada Ketakutan

Sekejap saja, sebuah pukulan mendarat diwajah Fernaldi, membuat pria tua itu sedikit syok. "Kali ini kau keterlaluan, Ayah!" teriak Marcus dengan napas memburu. "Aku diam selama ini karena aku menghormatimu. Tapi kali ini, kau sudah melewati batas!" Suaranya tajam dengan intonasi rendah berisi amarah yang telah ditahannya selama ini. Fernaldi yang terjatuh ke kursinya menatap Marcus dengan kaget. Ini adalah kali pertama ia melihat Marcus bertindak seperti ini.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as terperangah
Read
+Library
TERSESAT DALAM GAIRAH

TERSESAT DALAM GAIRAH

Tapi, mengapa sekarang ia menyuci celana jeans Delia? Baru saja ia menjemur celana Delia yang baru saja dicuci, suara teriakan memanggil namanya. Ups, itu Delia. Maria cepat-cepat menghampiri atasannya yang bermulut tajam tesebut. Kalau sudah marah, atasannya yang sebaya dengannya itu tidak segan-segan mengeluarkan suara tinggi dan membentak-bentak dengan semua kosakata paling kasar di muka bumi ini. Sialnya, hal sepele bisa membuat Delia marah. Tidak cepat-cepat menghampiri ketika ia memanggil adalah salah satu alasan sepele yang bisa membuat Delia marah.
1012.5K viewsOngoingAdded to Library 401 Times as terperangah
Read
+Library
TA'ARUF YANG DI TAKUTKAN

TA'ARUF YANG DI TAKUTKAN

Nama pengirimnya membuat jantungnya berdegup kencang. Pesan itu hanya berisi satu kalimat pendek: "Ada yang harus kita bicarakan." Hilya menatap layar ponselnya dengan cemas. Siapa yang mengirim pesan ini? Mengapa perasaan ini semakin kuat? Perasaan takut dan penasaran bercampur jadi satu. Tanpa bisa menahan diri, Hilya membalas pesan itu dengan tangan gemetar: "Tentang apa?"
10897 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as terperangah
Read
+Library
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

Begitu menyadari apa yang baru saja disentuh, dia langsung menarik tangannya seperti tersengat listrik. Namun setelah tersadar, dia tampak agak bimbang sambil menggesek-gesek jarinya. Matanya yang malu-malu melirik ke mana-mana, hingga akhirnya tak tahan untuk kembali melirik ke tempat yang baru saja dia sentuh tadi. Tatapan Ibu Tina padaku terasa agak bergairah, membuatku yang dasarnya sudah menahan panas menjadi semakin bergairah.
14.8K viewsCompletedAdded to Library 517 Times as terperangah
Read
+Library
Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

air mataku mengalir deras tanpa bisa dibendung. Yohan seketika panik saat melihat air mata berlinang di mataku. Dia segera mengelus kepalaku dan menghibur, "Jangan menangis, jangan menangis. Apa aku salah bicara atau aku menyakitimu?" Yohan yang biasanya selalu tenang dan penuh perhitungan, ternyata bisa merasa tidak berdaya saat melihat wanita yang dicintainya menangis. Sementara Yohan sibuk menyeka air mataku, kerumunan orang di sekitar mulai gaduh.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as terperangah
Read
+Library
TERPERANGKAP CINTA CEO DINGIN

TERPERANGKAP CINTA CEO DINGIN

Derap langkah lain, samar dan tak teratur, seolah terus beresonansi dengan detak jantungnya. Salsa mempercepat langkahnya. Di belakangnya, ia bisa mendengar dengan jelas, ritme yang sama kini terdengar lebih jelas, lebih mendesak. Panik mulai merayapi tenggorokannya. Ia memacu dirinya lebih jauh ke kegelapan. Tiba-tiba, ia berbelok tajam ke sudut lorong yang gelap, dan—DUK!—ia menabrak sesuatu yang keras dan besar. Ia terhuyung mundur.
10651 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as terperangah
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

"Lu pikir gue bodo! Ya gue main amanlah!" "Lu kasih dia apa, Bos, kok dia liar banget?" Seorang dari mereka menunjuk layar handphone si Bos. "Apalagi, ya obat perangsang, lah! Kalo nggak, dia nggak akan semudah itu gue bawa ke kamar." "Pantesan. Gue sampe ngiler liatnya. Si Bos menang banyak, nih!" "Iya, dong. Gue baru kali ini ngerasain yang masih segelan. Yang dulu-dulu mana ada yang segel. Barang bekas semua!"
105.2K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as terperangah
Read
+Library
Penantian Yang Tak Berujung

Penantian Yang Tak Berujung

Setengah jam yang lalu, saat aku kebingungan mencarinya, mobil bentley hitam ini sudah terparkir di sini. Goyangan mobil itu bahkan sempat menarik perhatian beberapa orang. Rasa sesak memenuhi dadaku, pahit dan menyakitkan. “Nggak bisakah kamu cari tempat untuk menunggu? Bagaimana kalau anak di perutmu kenapa-napa karena kedinginan?” Nada bicaranya menyalahkan. Padahal di postingan tadi dia tak bilang seperti itu. Ternyata, darah daging di perutku jauh lebih penting daripada aku, manusia yang masih bernapas ini.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as terperangah
Read
+Library
Gairah yang Terpendam

Gairah yang Terpendam

Dalam hati yang bergemuruh penuh amarah. Memet (25 tahun) adalah lelaki berperawakan gagah dan tampan. Lelaki itu sangat ingin menikmati kencan pertamanya, tapi dia takut akan rasa yang tercipta saat ia bersentuhan dengan wanita. Lelaki itu takut bila nanti terjadi apa-apa dengan juniornya. Takut dengan rasa aneh yang tercipta saat bercinta. Pusinglah. "Sayang!" Panggilan Rosa membuat Memet terjaga dari lamunannya.
5.6K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as terperangah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status