DUKU (DUDA KUAT)
Kelima orang di depannya saling pandang lalu mengangguk.
"Ngapain luluran, Mak? Kalau udah deket itu mah kudu banyak zikir, bukan luluran. Malaikat gak bakal balik lagi walau Mak udah wangi lulur, tetep aja dia cabut nyawanya," komentar Satria sambil menggelengkan kepalanya. Pak RT dan yang lainnya ikut tertawa mendengar ocehan Satria, sedangkan Mak Piah hanya tersenyum malu-malu, sambil membetulkan letak sweeternya.