Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

Pria itu duduk di kursi kulit hitam besar, menghadap jendela kaca yang memperlihatkan badai yang menyelimuti Jakarta. Di tangannya, sebuah gelas kristal berisi whisky bergoyang pelan. Salah satu monitor, video live streaming dari ruang ganti Naura sedang diputar. Layar itu memperlihatkan dengan sangat jelas bagaimana sang 'Dewi Yunani' itu sedang menyerahkan bibirnya pada pria biasa yang basah kuyup. Ia memperhatikan adegan tersebut dengan detail yang menyiksa. Bagaimana Naura memejamkan mata saat Dion menciumi lehernya, dan bagaimana bibir Naura terbuka saat mengeluarkan desahan-desahan kecil itu.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as diluar nalar
Read
+Library
Jerat Rahasia Teman Masa Kecilku

Jerat Rahasia Teman Masa Kecilku

Ia ijin pada Aland untuk melihat secara langsung dari luar. “Dingin Naraa,” cegah Aland. “Ini nggak setiap hari Land, hanya sekali aja kan. Boleh ya?” rengeknya. Pada Akhirnya Aland membuka pintu kaca itu. Nara melangkah keluar dan benar, rasanya sangat dingin. Tapi baginya, ini adalah kesempatan yang langka. Tanpa ragu Nara berjalan hingga ke pagar.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as diluar nalar
Read
+Library
DINAR

DINAR

ucapnya "hm..baiklah kek aku akan bersiap untuk nanti sore" dinar hanya duduk sebentar dan pamit untuk kekamarnya, dan saat ingin membuka pintu kamar dia heran apakah dia lupa mengunci pintu kamarnya karena pintu kamarnya agak sedikit terbuka. dinar langsung masuk kekamar dan menatap keseluruh ruangan, dia melihat pintu kearah luar terbuka lebar dan tampak raccel sedang duduk santai menyilangkan kakinya disalah satu kursi dibalkon itu. "kau bikin aku kaget saja, kenapa masuk kamar tanpa izin?"
105.8K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as diluar nalar
Read
+Library
Istri Pengganti Duda Arogan

Istri Pengganti Duda Arogan

"Bicara apa kamu?" Nial mencoba meraba situasi, bahwa saat ini ia dapat melihat kain kasa steril dan juga kapas yang dibongkar. Nial yakin Bela pasti baru saja melihat keadaan wajahnya yang terdapat luka jahitan di sisi kirinya. "Keluarlah, Mas! Aku nggak ingin ketemu kamu." "Mas? Kamu minta keluar? Nggak akan. Hadap sini! Lihat Mas!"
1016.4K viewsCompletedAdded to Library 426 Times as diluar nalar
Read
+Library
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Perempuan bergaun rempel yang tadi menyambutnya pun hilang entah ke mana. “Ke mana semua orang?” Nara meraih lampu minyak itu dan mengintip ke luar melalui jendela. Di luar, angin yang membawa pasir dan debu terus bergulung-gulung. Mata gadis itu memejam menghindari debu yang menyerang dan mundur dengan menutupkan tangan ke wajah.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 191 Times as diluar nalar
Read
+Library
Noda Dalam Luka

Noda Dalam Luka

Bibir terasa perih, padahal cuma mengeluarkan darah sedikit. Mas Rudi pergi ke warung dia membeli bedak viva karung dan lipstik untukku. "Lekas mandi beresin pakaianmu dan Rere! Kita berpisah untuk sementara waktu dulu, kuantar kamu kerumah orang tua. Pakai bedak ini yang tebal, biar tidak kelihatan begas tamparan itu! Dan kamu jangan cerita soal ini kepada orang tuamu. Jika kamu cerita aku tidak segan untuk membunuh, mengerti?" kata Mas Rudi.
108.4K viewsOngoingAdded to Library 301 Times as diluar nalar
Read
+Library
Dilangkahi Adik

Dilangkahi Adik

Bukankah aku terlihat seperti jilbaber munafik saat ini? "Mas! Kita belum halal!" Aku buru-buru melepaskan pelukan saat menyadari apa yang terjadi pada kami saat ini sudah benar-benar di luar batas. "Haha, oh iya lupa," balas Darren sambil melepaskan menjauhkan diri dengan gerakan canggung. "Huh! Dasar!" Aku dan Darren baru selesai mencuci tangan, saat mendengar suara pintu diketuk.
1053.6K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as diluar nalar
Read
+Library
Aku Dilamar Di Depan Suamiku

Aku Dilamar Di Depan Suamiku

Nisa memandang wajah Rasya, di saat bersamaan Rasya juga memandang wajahnya. Walau hanya beberapa detik, namun Nisa merasakan debaran jantungnya memicu dengan cepat. "Kenapa..?" tanya Rasya sambil kembali memandang lurus ke depan. "Nggak...!" jawab Nisa grogi. "Kenapa kamu nggak bilang, jika kamu akan melakukan perjalanan ke luar kota, begini?" Nisa memandang wajah Rasya, dia tak dapat lagi menahan rasa penasarannya "Kok Mas Rasya tau, kalau aku ke luar kota?"
8.0K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as diluar nalar
Read
+Library
Sang Pewaris Tersembunyi

Sang Pewaris Tersembunyi

Bathtub batu alam tempat Dilara berendam berada di bagian luar kamar mandi dengan batu karang sebagai pemandangannya. Hamish melepaskan pakaiannya satu per satu, menahan tawa karena ia sedang membayangkan wajah terkejut Dilara. "ABANG!!" Seperti dugaan Hamish, wajah Dilara memerah karena malu. Gadis itu segera berbalik badan tidak berani berdiri dan keluar kamar mandi karena itu sama artinya ia memamerkan tubuhnya kepada Hamish. Membangunkan singa yang tengah kelaparan.
1060.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as diluar nalar
Read
+Library
DiaLangit

DiaLangit

Lo ngomongin gue Gue bodo amat Lo nge-hina gue Gue bodo amat Seketika semua penghuni kelas X IPS 2 tanpa terkecuali, menoleh ke arah pintu, menatap seseorang yang berdiri dengan cengirannya di ambang pintu kelas mereka. *** Seseorang yang masih berdiri di ambang pintu kelas X IPS 2 itu hanya menunjukkan cengiran bodohnya. Bahkan saat semua pasang mata penghuni kelas menatapnya, dia sama sekali tak merasa bersalah. Dia---Arvano Narendra, ketua basket SMA Nusa Pertiwi, siswa kelas XI IPA 1. Sedari tadi, dia ikut menyaksikan drama romantis yang ada di kelas X IPS 2. Awalnya, dia ada urusan dengan salah satu siswi kelas X itu, tetapi, saat berniat memanggil orang tersebut, dia sedikit heran saa
2.3K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as diluar nalar
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status