DINAR
ucap kakek pendek
dinar tidak mempermasalahkan itu, mungkin saja kakek belum siap menceritakan semuanya, dinar berjalan kembali kekamar raccel dengan membawa dua buah apel ditangannya.
"tok tok tok.."dinar mengetuk pintu raccel dengan pelan,
"masuklah,!" ujar raccel senang karena dia tau itu pasti dinar
"kamu sudah datang? apa itu" ucap raccel sambil melihat apel yang berada ditangan dinar.
"ini kubawakan untukmu, akan aku kupas dan potongkan" jawab dinar tersenyum dan duduk disamping tempat tidurnya.
Hot Chapters