Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jagat Kelana

Jagat Kelana

Wuusssh Angin memadat dan melesat dengan kencang menuju ke arah Jagat yang sedang duduk santai dengan mengayunkan kedua tungkainya. Saat angin itu hendak menyentuh kulit ujung ibu jari kaki, Jagat langsung menggerakkan tapak tangannya ke udara seakan sedang menghapus sesuatu pada dinding. Blaaarrr
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 692 kali sebagai do'a angin duduk
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sang Legenda dari Masa Lalu

Sang Legenda dari Masa Lalu

Elis hanya mengangguk paham setelah mendengarkan penjelasan Nata. “Kita akan mulai dari elemen angin. Pejamkan matamu, tarik nafas dalam lewat hidung, lalu tahan di perut selama tiga kali detak jantung. Setelah itu keluarkan melalui mulut secara perlahan, ulangi hal itu sampai Sembilan kali. Di setiap helaan nafasmu itu, rasakanlah hembusan angin yang menerpa tubuhmu, rasakanlah seolah-olah kau menyatu dengannya,” sambung Nata, Elis segera mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh Nata.
10140.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai do'a angin duduk
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Baca Semua Ulasan
PERNIKAHAN DUA ALAM

PERNIKAHAN DUA ALAM

Wusss. “Astaghfirullah!” seru Adisti terkejut saat merasakan terpaan angin mengenai wajahnya. Seketika ia menatap sekeliling, tidak ada siapa pun di dekatnya. Apalagi tidak ada angin sama sekali. Entah mengapa tiba-tiba bulu kuduknya meremang. Tengkuk ia usap perlahan, dalam hati ia membaca doa dan berzikir untuk menetralkan diri. Beberapa hari tinggal di sini, baru kali ini Adisti mempunyai feeling tidak enak. Entah mengapa.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
DOA KUBUR TAK SEMPURNA

DOA KUBUR TAK SEMPURNA

Mereka merasakan dinginnya desir angin yang menyelinap melalui lubang jendela dan mendengar desahan nafas yang menghela panjang. Mereka juga merasakan kehadiran sosok lain yang tampak membayangi pada tubuh Pras dan Esti. Pasangan suami istri ini berwajah datar tanpa ekspresi. "Kita baca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas. Moga setelah ini segera dipulihkan keadaan mereka,"ucap Kiai Masruhat. Pria ini langsung memimpin bacaan doa yang disebut barusan.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Pesugihan Tumbal Nyai

Pesugihan Tumbal Nyai

Tanda-tanda kedatangan putri agung, penguasa lautan bisa kurasakan. Duduk bersila di antara kepulan asap, kurapalkan doa dengan menaburkan sedikit kemenyan di antara asap-asap yang mulai menebal. Seketika tengkuk ini terasa dingin, bulu kuduk merinding merasakan kehadirannya.
48.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
SUAMI PENGGANTIKU SEORANG BOS

SUAMI PENGGANTIKU SEORANG BOS

Angin petang bertiup lembap, menyapu dedaunan yang gugur di pinggir jalan. Aksara menggenggam kemudi erat, menahan cemas. Di sebelahnya, Dewi tampak pucat, sesekali bibirnya bergetar melafalkan doa. Aksara tak mengurangi kecepatan, tapi tetap hati-hati. Sesekali ia melirik Dewi yang duduk diam, menatap keluar jendela dengan mata sembab. “Sayang,” panggil Aksara lembut. “Kalau kamu lelah, sandarin kepala ke bahu aku, ya.”
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
sayang salah orang

sayang salah orang

Hey ... kamu Entah kamu siapa. Yang jelas, iya kamu. Aku hanya ingin berbagi kabar, perihal angin yang sedang bermanja pada dedaunan. Bergelanjut melambai mengisyaratkan kedamaian; tenang penuh kesejukkan. Tahu kah kamu? Detik ini seraya menikmati alunannya, aku berdialog untuk menyampaikan doa. Melebur dalam keheningan yang sedang kuimpikan bahagia hingga akhir penantian.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Buruk Rupa

Legenda Pendekar Buruk Rupa

jawab Tanaka. Bimala mengernyit. “Tendangan Angin Duduk?” “Ya, ayahku yang menamai jurus itu.” “Kenapa dinamai jurus Tendangan Angin Duduk?” tanya Bimala heran. “Sebagaimana angin duduk, banyak manusia yang mendadak mati terkena angin itu. Nah, jurus ini adalah jurus menggerakkan tenaga dalam yang memasukkan angin ke dalam tubuh hingga anginnya akan menyerupa angin duduk yang akan membuat jantung manusia mendadak berhenti,” jawab Tanaka.
1029.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 785 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Semalam Bersama Tuan Presdir

Semalam Bersama Tuan Presdir

jelas Dion. "Ya, aku pernah mendengar angin malam tak baik untuk kesehatan dan menyebabkan paru- paru basah kan?" tanya Aruna sambil membereskan barang bawaan mereka. "Paru-paru basah dalam dunia medis bukan sebuah penyakit, melainkan gejala dari penyakit tertentu! Itu hanya mitos saja," sahut Dion. "Sudah?" tanya nya lagi.
1049.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Dewi Ambigu

Dewi Ambigu

Tidak beberapa lama seperti terdengar pohon yang tumbang di terjang angin itu. "Duduk dekat nenek dan mari kita berdoa. Semoga tidak ada apa-apa!" perintah Lestari.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status