Ellipsis
Fahrizon Ilmar Al-Farisysedikit cemas banyak rindunyateks renungan malam paling sedihcerpen sepotong senja untuk pacarku
“Itu tidak mungkin karena Tuhan tidak pernah ada.”
“Zaynn, aku serius.”
“Aku juga serius. Bagaimana mungkin hal yang sebenarnya tidak pernah ada bisa memberi kita sesuatu yang nyata? Aku masih tidak habis pikir kenapa kamu masih saja mempercayai Tuhan dan pergi ke gereja. Kalau toh kita punya anak, itu bukan karena Tuhan. Tapi karena yang menciptakan prosesnya. Mulailah berpikir logis dan rasional, sayang. Tuhan tidak pernah ada. Dan mengenai anak, terus terang aku belum menginginkannya sekarang. Karena menurutku, mengurus anak itu sangat merepotkan. Bahkan membayangkannya ada di antara kita pun aku enggan. Dan, ngomong-ngomong kenapa kok kamu tiba-tiba kamu menanyakan hal itu?”